Sulteng Hari Ini

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Sulteng Selama Beberapa Hari ke Depan

Eka mengingatkan bahwa pada masa pancaroba ini, hujan cenderung turun secara tiba-tiba, berlangsung singkat, namun dengan intensitas cukup tinggi.

Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
Zulfadli/TribunPalu.com
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Mutiara Sis Al Jufri Palu mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang akan melanda sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah dalam beberapa hari ke depan. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Mutiara Sis Al Jufri Palu mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang akan melanda sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah dalam beberapa hari ke depan.

Forecaster BMKG Mutiara Sis Al Jufri Palu, Eka Trimas, menjelaskan bahwa kondisi ini dipicu oleh masa pancaroba atau peralihan musim dari penghujan ke kemarau, yang berlangsung selama bulan Juni dan Juli.

Baca juga: Bolehkan Berkurban Bagi Orang Meninggal? Ini Hukumnya Menurut Ulama

“Secara umum, untuk tiga hari ke depan, Sulawesi Tengah masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga lebat,” kata Eka saat dikonfirmasi di kantor BMKG Palu, Kelurahan Birobuli Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Minggu (1/6/2025).

Ia menyebutkan sejumlah wilayah yang berpotensi dilanda hujan sedang hingga lebat antara lain Kabupaten Buol, Tolitoli, Donggala, Sigi, Poso, serta Tojo Una-una.

Sementara Kota Palu juga diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, terutama pada siang hingga sore hari.

Baca juga: Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Libur dan Puasa Idul Adha 2025

Eka mengingatkan bahwa pada masa pancaroba ini, hujan cenderung turun secara tiba-tiba, berlangsung singkat, namun dengan intensitas cukup tinggi dan kerap disertai petir.

“Walaupun hujannya singkat, tetapi deras dan bisa disertai kilat atau petir,” ujarnya.

Lebih lanjut, Eka menerangkan bahwa langit Sulawesi Tengah saat ini turut dipengaruhi oleh fenomena gelombang atmosfer Rossby. 

Baca juga: Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Palu Sulteng, BMKG Imbau Masyarakat Tetap Tenang

Fenomena ini menyebabkan peningkatan kelembapan udara dan pembentukan awan yang lebih basah, sehingga turut memperkuat potensi hujan.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap dampak cuaca ekstrem, seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, serta potensi sambaran petir yang bisa terjadi sewaktu-waktu selama masa transisi musim ini.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved