Palu Hari Ini
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mahasiswa dan Mangrove Rangers Palu Tanam 1.000 Bibit Mangrove
Kegiatan bertema "Hentikan Polusi Plastik" itu berlangsung di kawasan Pantai Dupa, Kelurahan Layana, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah
Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
TRIBUNPALU.COM, PALU – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, komunitas Mangrove Rangers Kota Palu bersama mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Alkhairaat (Unisa) dan Universitas Tadulako (Untad) menggelar aksi bersih pantai dan penanaman bibit mangrove, Minggu (1/6/2025).
Kegiatan bertema "Hentikan Polusi Plastik" itu berlangsung di kawasan Pantai Dupa, Kelurahan Layana, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Baca juga: Mangrove Rangers dan Mahasiswa Unisa-Untad Bersihkan Pantai dan Tanam Mangrove di Palu
Pantauan TribunPalu.com, aksi dimulai sejak pukul 15.30 WITA. Sekitar 50 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan relawan tampak antusias menanam 1.000 propagul mangrove di area pesisir pantai.
Tiga jenis mangrove ditanam dalam kegiatan ini, yaitu Rhizophora mucronata, Rhizophora apiculata, dan Rhizophora stylosa.
Selain menanam mangrove, para peserta juga melakukan aksi bersih pantai dengan mengumpulkan sampah plastik di sekitar lokasi kegiatan.
Baca juga: Cerita Wendi Cagur Batal Naik Haji 2025, Visa Furoda Jadi Penyebab: Allah Punya Takdir
Pembina Mangrove Rangers Palu, Hamzah Tjakunu, mengatakan kawasan Pantai Dupa merupakan wilayah bekas terdampak tsunami 2018 yang dulunya merupakan ekosistem mangrove alami.
"Area ini dulunya adalah ekosistem mangrove. Saat gempa dan tsunami terjadi, partikel lumpur terlepas dan merusak lingkungan pesisir. Hari ini, kita berupaya memulihkan kondisi itu," ujar Hamzah.
Ia mengapresiasi keterlibatan mahasiswa dalam aksi ini sebagai bentuk edukasi dan pembelajaran langsung tentang pentingnya rehabilitasi lingkungan.
Baca juga: Cerita Wendi Cagur Batal Naik Haji 2025, Visa Furoda Jadi Penyebab: Allah Punya Takdir
"Harapan kami, selain merestorasi ekosistem Teluk Palu, kegiatan ini juga menjadi bekal edukatif bagi mahasiswa. Ketika mereka lulus dan kembali ke daerah masing-masing, mereka bisa menjadi pelopor restorasi lingkungan," tambahnya.
Hamzah menjelaskan bahwa propagul mangrove yang ditanam kali ini berasal dari hasil panen kegiatan serupa di Kabupaten Parigi Moutong.
Baca juga: Ketua TP-PKK Siti Halwiah Apresiasi Film Sebelum Magrib 2, Satu Pemerannya Asal Sigi
"Bibit ini kami ambil dari Parimo, hasil penanaman sebelumnya oleh para relawan di sana. Sekarang buahnya bisa ditebar kembali untuk memulihkan Teluk Palu," pungkasnya.(*)
Komunitas Mangrove Rangers Kota Palu
Kota Palu
Universitas Tadulako
Universitas Alkhairaat
Hamzah Tjakunu
| Hari Bumi, Barisan Lawan Sistem Suarakan Pencemaran Udara dan Air di Kota Palu |
|
|---|
| BMKG: Kesalahan Memahami Informasi Cuaca Bisa Berdampak Fatal di Penerbangan |
|
|---|
| BMKG Sinkronkan Informasi Cuaca demi Tingkatkan Keselamatan Penerbangan |
|
|---|
| Harga LPG 5 Kg Non-Subsidi di Palu Naik Jadi Rp135 Ribu per Tabung |
|
|---|
| Pelaku Curanmor Ngaku Beraksi di Sejumlah Lokasi di Palu hingga Sigi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/mangrove-tanam-mangrove.jpg)