Mengenal Fenomena Strawberry Moon yang akan Terjadi Juni 2025
Strawberry Moon yang berdekatan dengan solstice ini terjadi kira-kira setiap 19-20 tahun sekali dan menciptakan pemandangan langka
Strawberry Moon adalah bulan purnama yang muncul pada bulan Juni, yang secara tradisional dikaitkan dengan panen stroberi di Amerika Utara.
Karena perbedaan zona waktu, waktu kemunculan purnama ini berbeda-beda di seluruh dunia, namun secara astronomi terjadi pada saat yang sama.
Baca juga: Mulai Cair, Begini Cara Cek Penerima BSU 2025 di Link bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id
Pendapat NASA dan Lembaga Antariksa Lainnya
NASA menjelaskan bahwa Strawberry Moon adalah salah satu dari banyak nama tradisional untuk bulan purnama yang berasal dari Almanak Petani Amerika Serikat pada tahun 1930-an.
Nama-nama ini digunakan untuk menandai perubahan musim dan kegiatan pertanian, seperti panen stroberi pada bulan Juni.
Baca juga: Al Ghazali Bocorkan Rencana Besar Setelah Nikah, Calon Istri Sampai Terkejut
NASA juga menegaskan bahwa secara astronomi, Strawberry Moon tidak berbeda dengan bulan purnama pada bulan lainnya, hanya penamaannya yang unik dan berakar pada tradisi budaya.
Fenomena ini juga dapat bertepatan dengan supermoon, yaitu saat Bulan berada pada jarak terdekat dengan Bumi sehingga tampak lebih besar dan lebih terang dari biasanya.(*)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com
| Puasa 9 Hari Bulan Dzulhijjah, Bolehkah Digabung dengan Puasa Lainnya? |
|
|---|
| Trump Inginkan Kesepakatan Permanen dengan Iran Secepatnya, Ancam Serang Iran dengan 'Big Hit' |
|
|---|
| Profil Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: 3x Absen Piala Dunia, Kini Bisa Jadi Kuda Hitam? |
|
|---|
| Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Alkhairaat Palu Soroti Lemahnya Rupiah |
|
|---|
| Trump Tunda Serangan Militer ke Iran, Beri Peringatan Keras: Waktu Terus Berjalan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/STAWBERRY-MOON.jpg)