Sabtu, 30 Mei 2026

Kerja di Luar Negeri Dianggap Solusi Pengangguran, Ini Profil Menteri P2MI Abdul Kadir Karding

Menurutnya, bekerja di luar negeri juga menjadi jembatan untuk meraih karier yang lebih baik.

Tayang:
Editor: Regina Goldie
Tribunnews.com/ Grace Sanny Vania
MENTERI P2MI - Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding saat jumpa pers di Kantor Kementerian BP2MI, Jakarta, Jumat (11/4/2025). Abdul Kadir Karding baru-baru ini menuai sorotan usai meminta warga untuk mencari kerja di luar negeri. 

TRIBUNPALU.COM - Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, tengah menjadi topik hangat di kalangan warganet.

Perhatian publik tertuju padanya setelah ia menyampaikan pernyataan yang mendorong para pencari kerja untuk mempertimbangkan peluang kerja di luar negeri.

Menurutnya, langkah ini bertujuan untuk membantu menekan tingkat pengangguran di Indonesia.

Menurutnya, bekerja di luar negeri juga menjadi jembatan untuk meraih karier yang lebih baik.

Berikut sosok dan rekam jejak Abdul Kadir Karding.

Sosok Abdul Kadir Karding

Abdul Kadir Karding saat ini menjabat sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran/Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

Ia akan mengemban jabatan tersebut hingga 2029 mendatang.

Sebelumnya, Karding pernah menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari 2009 hingga 2024 mewakili daerah pemilihan Jawa Tengah VI.

Ia juga dikenal sebagai politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Untuk latar belakang pendidikan, Abdul Kadir telah menyandang gelar Magister Administrasi Publik dari Universitas Diponegoro tahun 2009.

Cari Kerja di Luar Negeri

Menteri P2MI Abdul Kadir Karding sedang menjadi sorotan usai pernyataannya yang meminta warga mencari kerja di luar negeri viral.

Hal tersebut disampaikan Karding dalam acara talkshow dan peresmian Migrant Center di Gedung Prof. Soedarto, Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, Kamis (26/6/2025).

"Di Jateng ada (hampir) 1 juta (pengangguran) yang belum terserap, anda (mahasiswa) calon (tenaga kerja) yang tidak terserap, maka segera berpikir ke luar negeri," tutur Karding.

Ia menyebut, secara nasional angka pengangguran di Indonesia telah melampaui 70 juta orang.

Dalam kondisi seperti ini, bekerja sebagai pekerja migran Indonesia (PMI) terampil disebutnya sebagai salah satu solusi utama untuk mengurangi pengangguran.

"Justru bekerja di luar negeri jembatan kita menapak karir lebih bagus, karir global. Jadi bekerja di luar negeri bukan pilihan alternatif. Kalau menurut saya ini pilihan paling utama," sambungnya.

Karding juga menyampaikan keyakinannya bahwa pengiriman PMI ke berbagai negara bisa menjadi sarana Indonesia untuk menanamkan pengaruh secara global. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved