Jumat, 8 Mei 2026

Arti Kata Love Scamming yang Ramai di Media Sosial, Benarkah Sebuah Modus Penipuan?

Berikut Arti Kata Love Scamming yang populer digunakan di media sosial.

Tayang:
Editor: Lisna Ali
handover
Berikut Arti Kata Love Scamming yang populer digunakan di media sosial. 

TRIBUNPALU.COM - Berikut Arti Kata Love Scamming yang populer digunakan di media sosial.

Belakangan ini, istilah Love Scamming kerap disebut dan dikaitkan dengan tindakan kejahatan.

Lantas, apa Arti Kata Love Scamming sebenarnya?

Untuk mengetahuinya, kamu bisa simak informasi TribunPalu berikut ini.

Arti Kata Love Scamming

Istilah Love Scamming diambil dari kata scam yang memiliki arti sebuah skema penipuan yang bekerja dengan memanipulasi korban untuk mendapatkan keuntungan tertentu, biasanya uang.

Salah satunya yang umum dipakai belakangan ini adalah love scam atau romance scam. 

Melansir dari laman Kompas.com Love Scamming adalah skema penipuan yang menggunakan modus percintaan untuk menipu korban.

Love Scamming dapat dikategorikan sebagai bentuk kejahatan dengan rekayasa sosial.

Modus penipu dalam jenis ini ia bakal membangun hubungan romansa atau percintaan dengan korban.

Saat korban telah percaya dengan hubungan percintaan itu, penipu bakal mulai memanipulasi mereka.

Tujuan manipulasi itu adalah untuk mendapatkan keuntungan tertentu dari korban, bisa berbentuk uang atau layanan lainnya.

Berikut Ciri-ciri Love Scamming

  • Identitas Palsu:

Dalam melancarkan aksi, biasanya pelaku menggunakan foto dan informasi profil palsu, seringkali mencuri foto dari model atau orang lain.  

  • Janji Manis dan Rayuan:

Mereka akan memberikan janji-janji manis, pujian, dan rayuan untuk memenangkan hati korban.  

  • Permintaan Uang atau Bantuan:

Setelah hubungan terbentuk, pelaku akan mulai meminta uang atau bantuan finansial dengan berbagai alasan, seperti masalah keluarga, kecelakaan, atau kebutuhan mendesak lainnya.  

  • Menghindari Pertemuan Langsung:

Pelaku seringkali menghindari pertemuan langsung dengan berbagai alasan, seperti pekerjaan, keluarga, atau tinggal di luar negeri.  

  • Tekanan Emosional:
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved