Jumat, 10 April 2026

Buol Hari Ini

Buol Serius Bangun Pertanian Modern, Petani Bakal Dapat Pendampingan Khusus

Kegiatan ini berlangsung di Lantai 3 Kantor Bupati Buol dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan.

Editor: Regina Goldie
HANDOVER / DISKOMINFO BUOL
PERTANIAN BUOL - Pemerintah Kabupaten Buol terus memperkuat sinergi dalam pembangunan sektor pertanian. 

TRIBUNPALU.COM - Pemerintah Kabupaten Buol terus memperkuat sinergi dalam pembangunan sektor pertanian.

Hal itu melalui kegiatan pendampingan program strategis Kementerian Pertanian yang secara resmi dibuka oleh Bupati Buol, H Risharyudi Triwibowo, melalui Plt. Asisten II Setda, Wahyu Setyabudhi, Senin (28/7/2025). 

Kegiatan ini berlangsung di Lantai 3 Kantor Bupati Buol dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan kementerian, dinas pertanian, akademisi, dan kelompok tani.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Tengah, Femmi Nor Fahmi menyampaikan sejumlah paparan strategis terkait arah kebijakan pembangunan pertanian nasional.

Baca juga: Buol Targetkan 1.000 Hektare Sawah Baru, Siap Tanam September 2025

Beberapa program prioritas yang dipaparkan antara lain LTP reguler dan lahan kering, program cetak sawah, penguatan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), serta pencapaian program LTP Padigogo yang saat ini menempati peringkat dua nasional.

Plt. Asisten II Setda Buol dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan program-program pertanian.

Ia juga mendorong kedisiplinan petani dalam menjalankan peran di kelompok tani, serta menyoroti perlunya pemanfaatan teknologi informasi berbasis Sistem Informasi Geografis (GIS) guna mendukung perencanaan dan monitoring program secara akurat dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Buol menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern. 

Baca juga: KAK Sulteng Sebut PT TEN Dan PT CMP Melanggar Aturan Soal Izin Lokasi Dan IUP di Kabupaten Tolitoli

Kolaborasi antara pemerintah daerah, instansi vertikal, akademisi, serta para pelaku utama pertanian diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan mendukung ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.

Kegiatan pendampingan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pertanian yang adaptif terhadap tantangan iklim, pasar, dan dinamika global.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendorong inovasi, memperkuat kelembagaan tani, serta memastikan bahwa setiap program berjalan sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved