Jumat, 5 Juni 2026

Sulteng Hari Ini

Job Fair 2025 Dibuka, 2.000 Lowongan Tersedia Bagi Anak Daerah

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program BERANI dan pelaksanaan Job Fair 2025.

Tayang:
Editor: Regina Goldie
HANDOVER
JOB FAIR 2025 - Lebih dari 2.000 lowongan kerja dibuka untuk para pencari kerja dalam Job Fair 2025. 

TRIBUNPALU.COM, PALU – Lebih dari 2.000 lowongan kerja dibuka untuk para pencari kerja dalam Job Fair 2025.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program BERANI dan pelaksanaan Job Fair 2025.

Job Fair bertajuk “Berani Melangkah, Siap Kerja” itu dibuka langsung Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, di Auditorium Universitas Tadulako, Senin (4/8/2025).

Kegiatan itu berlangsung selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 Agustus 2025.

Gelarana itu menghadirkan 34 perusahaan nasional dan lokal dari sektor tambang, asuransi, perbankan, perhotelan, Media digital, hingga Pembiayaan BUMN.

Baca juga: Pemprov Sulteng Luncurkan Aplikasi SIPEKERJA, Cari Lowongan Kerja Digital

“Saya tidak ingin kegiatan ini hanya menjadi seremonial tahunan. Kalau dari hasil Job Fair ini, justru sebagian besar yang diterima bukan ber-KTP Sulawesi Tengah, maka tahun depan saya tidak akan hadir lagi,” tegas Gubernur.

Ia menyebut, setiap tahun Sulteng meluluskan sekitar 23 ribu siswa SMA/SMK, separuhnya langsung bekerja. 

Selain itu, puluhan ribu sarjana juga bersaing di pasar kerja.

“Kalau komposisinya masih 60 persen dari luar, saya anggap ini gagal. Tapi kalau 1.500 orang yang diterima itu berasal dari Sulawesi Tengah, saya akan dukung Job Fair ini setiap bulan,” ucapnya.

Gubernur menyoroti pentingnya kemandirian ekonomi daerah, termasuk tenaga kerja lokal yang harus menjadi prioritas di kawasan industri Morowali dan Morowali Utara.

“Jangan sampai rakyat kita hanya jadi penonton di tanahnya sendiri,” tegas Anwar.

Baca juga: BREAKING NEWS: Perbaikan di Jalur Banggai-Palu, Polisi Jaga Buka Tutup Jalan

Pemprov juga terus mengembangkan program BERANI untuk mendukung peningkatan SDM, mulai dari pendidikan hingga pelatihan kerja.

“Mahasiswa yang tidak mampu bayar kuliah, bawa langsung ke Dinas Pendidikan. Pemerintah Provinsi yang jamin,” kata Anwar Hafid.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved