Rabu, 10 Juni 2026

Berita Viral

Viral Video Penumpang Lion Air Ngamuk dan Teriak Bom Gegara Pesawat Delay

Penerbangan Lion Air rute Jakarta-Medan dilanda kepanikan setelah seorang penumpang pria berteriak-teriak dan menyebut

Tayang:
Editor: Lisna Ali
TikTok @boeangsaoet/Dok.Humas BIM
PENUMPANG TERIAK BOM - Penerbangan Lion Air rute Jakarta-Medan dilanda kepanikan setelah seorang penumpang pria berteriak-teriak dan menyebut adanya bom di dalam pesawat. 

Penumpang lain juga menyuarakan kekhawatiran mereka.

"Turunkan aja dia pak, di sini banyak anak-anak, banyak orang tua. Jangan gara-gara satu orang pak," kata penumpang lain.

Melihat kondisi semakin riuh, pihak Lion Air berupaya menenangkan situasi.

Mereka meminta penumpang lain untuk tetap tenang dan duduk.

Petugas berjanji akan segera meminta bantuan keamanan untuk naik ke pesawat.

Hingga saat ini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai nasib penumpang pembuat onar tersebut.

Penjelasan Lion Air

Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, mengonfirmasi insiden kegaduhan penumpang yang terjadi pada penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Bandara Kualanamu.

Peristiwa tersebut berlangsung di pesawat Boeing 737-9.

Danang menyatakan bahwa saat kejadian, pesawat telah mengangkut 184 penumpang.

Ia memastikan seluruh prosedur keberangkatan telah berjalan normal, namun insiden ini terjadi setelah adanya penundaan penerbangan.

Danang juga menceritakan semula penumpang H menyampaikan informasi tersebut kepada awak kabin.

Meskipun ditanya kembali, H tetap bersikeras bahwa ada bom.

Prosedur Darurat dan Pemeriksaan Ulang

Pernyataan tersebut membuat pesawat harus kembali ke apron, sebuah prosedur yang dikenal sebagai RTA (Return to Apron).

Penumpang H langsung diturunkan dan diserahkan kepada pihak berwenang, termasuk polisi dan petugas keamanan bandara, untuk diproses lebih lanjut.

Meski pernyataan H diduga sebagai candaan, pihak Lion Air dan otoritas keamanan tetap mengklasifikasikan situasi ini sebagai ancaman.

Untuk memastikan keselamatan, seluruh penumpang, bagasi, dan barang bawaan diperiksa ulang. Hasilnya, tidak ada benda mencurigakan atau berbahaya yang ditemukan.

Penerbangan kemudian dilanjutkan dengan pesawat pengganti, dan semua penumpang sudah mendarat di Bandara Kualanamu pada hari yang sama.(*)

(Kompas.com/Rizal Setyo Nugroho)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved