Kesaksian Jurnalis Tentang Kondisi Korban Pemerkosaan Reynhard Sinaga: Ada yang Coba Bunuh Diri

Jurnalis BBC Indonesia-London, Endang Nurdin bercerita terkait kesaksian para korban perkosaan yang dilakukan oleh Reynhard Sinaga.

Youtube Kompas TV
Jurnalis BBC Indonesia-London, Endang Nurdin di program Rosi, Kompas Tv 

TRIBUNPALU.COM - Jurnalis BBC Indonesia-London, Endang Nurdin bercerita terkait kesaksian para korban perkosaan yang dilakukan oleh Reynhard Sinaga.

Diketehui Endang merupakan satu diantara jurnalis yang turut hadir dalam persidangan kasus yang disebut-sebut sebagai kasus hukum terbesar di Inggris ini.

Endang menuturkan kesaksian para korban Reynhard di pengadilan Manchester ini sangat tragis.

Sebelumnya, Endang menceritakan terkait persidangan Reynhard yang ia hadiri.

"Saya mengikuti dua kali jalannya persidangan. Kemudian saya juga hadir di sidang vonis," ujarnya.

"Di dua kesempatan sidang saat Reynhard ikut mendengarkan kesaksian korban itu, dia terlihat tenang," ungkapnya.

"Kemudian dia lebih banyak menyisir rambut panjangnya sebahu dengan jari-jarinya," imbuhnya.

Endang mengaku cerita terkait kesaksian korban dinilai sangat tragis.

Reynhard Sinaga Mengaku Pernah Bekerja untuk Manchester United, Manajemen MU Buka Suara

Tak Murah, Ini Biaya yang Harus Dikeluarkan Inggris untuk Kurung Reynhard di Penjara Selama 30 Tahun

Terungkap, Ayah Reynhard Sinaga Ternyata Terjerat Kasus Pidana di Riau hingga Masuk DPO

s
Rosi (kiri) dan Endang Nurdin (kanan)  (YouTube Kompas Tv)

Di mana menurut jaksa dan polisi para korban mengalami trauma yang begitu mendalam.

"Itu cerita-ceritanya sangat tragis ya, dibacakan oleh Jaksa sebelum hakim menjatuhkan vonisnya," ujar Endang.

"Bahwa ada (korban) yang mencoba bunuh diri," ungkapnya.

"Ada yang mengatakan 'kalau bukan karena ibu saya, saya sudah bunuh diri' gitu," imbuhnya.

"Ada yang mengatakan 'ketika saya pertama kali beritahukan ini ke ibu saya, ibu saya muntah, adik saya histeris menangis mendengar itu semua'," jelas Endang.

Bahkan, menurut penuturan jurnalis BBC ini ada korban yang keluar dari universitasnya dan ada pula yang mengalami mimpi buruk.

Endang juga menjelaskan terkait mekanisme kesaksian korban saat proses pengadilan berlangsung.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved