Sabtu, 11 April 2026

Banggai Hari Ini

Buruh Tambang Nikel Demo di Kantor DPRD Banggai

Dalam aksinya, mereka mendesak DPRD Banggai untuk merekomendasikan PT. KIM atau PT. KFM sebagai owner untuk memberikan jaminan kepada pekerja.

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Regina Goldie

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Puluhan pekerja perusahaan pertambangan nikel yang tergabung dalam Serikat Buruh Bunta Bersaudara melakukan aksi unjuk rasa.

Aksi iru bertempat di kawasan Tugu Adipura Luwuk dan kantor DPRD Banggai, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah Jumat (7/3/2025).

Dalam aksinya, mereka mendesak DPRD Banggai untuk merekomendasikan PT. KIM atau PT. KFM sebagai owner untuk memberikan jaminan kepada pekerja agar tidak ada pemutusan kontrak kerja.

Reky Makahube, Ketua Serikat Buruh Bunta Bersaudara menyampaikan buruknya pengelolaan PT. KIM terhadap pekerja lokal yang ada di Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Tak hanya itu, para karyawan PT. KIM ini juga mengingatkan pentingnya keberlanjutan pekerjaan dan keadilan bagi seluruh pekerja.

Baca juga: Pemprov Sulteng Kunjungi Donggala dalam Safari Ramadhan, Perkuat Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

"Harus ada pemenuhan hak-hak pekerja. Karena ada indikasi konsesus negatif antara perusahaan dengan pemerintah. Ini dibuktikan dengan pembiaran kasus-kasus ketenagakerjaan di Kabupaten Banggai," tegas Reky Makahube.

Selain itu, beber dia, masalah lain di PT. KIM terkait upah lembur dan kompensasi kerja libur yang dibayarkan tidak sesuai.

Belum lagi, kata dia, terjadi pemotongan upah yang tidak transparan, dan tidak sesuai perjanjian kerja. (*)
 
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved