IHSG Indonesia
IHSG Tembus 8.031,87, Sektor Energi dan Konsumen Dorong Penguatan
Penguatan IHSG didorong oleh sektor saham barang baku, energi, dan konsumen non-primer masing-masing mengalami kenaikan.
Ringkasan Berita:
TRIBUNPALU.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin, Senin (9/2/2026), ditutup di zona hijau dengan lonjakan sebesar 1,22 % , mencapai posisi 8.031,87.
IHSG menutup perdagangan dengan mencatatkan posisi tertinggi intraday di angka 8.031,87, meskipun sempat turun ke level terendah 7.863 di awal sesi perdagangan pagi.
Penguatan IHSG didorong oleh sektor saham barang baku, energi, dan konsumen non-primer yang masing-masing mengalami kenaikan sebesar 4,4 % , 2,92 % , dan 2,05 % .
Volume perdagangan didominasi oleh pembelian besar-besaran, dengan total transaksi mencapai 40,69 miliar saham dan nilai transaksi Rp17,87 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 2,27 juta kali.
Baca juga: Jelang Ramadhan, Satgas Saber Pangan Temukan Minyak Kita Dijual di Atas HET di Pasar Inpres Manonda
Sebanyak 433 saham mengalami penguatan, sementara 252 saham mengalami penurunan.
Sementara itu, 136 saham lainnya terpantau stagnan.
IHSG yang melesat 1,22 % ke posisi 8.031,87 pada hari itu juga tercatat berada di atas moving average 200 harian, mencerminkan tren positif. Pergerakan tersebut terjadi bersamaan dengan penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, serta mayoritas sektor saham yang menguat.
Indeks LQ45 pun turut mencatatkan kenaikan 0,66 % , mencapai level 820,94.
Sebagian besar indeks saham utama menutup perdagangan di zona hijau.
Pada sesi pertama perdagangan, IHSG sempat mencapai titik tertinggi 8.031,87 dan terendah 7.883.
Kenaikan IHSG didorong oleh 433 saham yang menguat, sementara 252 saham melemah dan 136 saham stagnan. (*)
Catatan Redaksi: Artikel ini tidak bertujuan untuk mengajak pembaca membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. Segala kerugian atau keuntungan timbul dari keputusan investasi pembaca.
| IHSG Turun Tajam 4,57 Persen di Tengah Sentimen Negatif Global dan Domestik |
|
|---|
| BEI Resmi Berikan Akses Publik untuk Informasi Kepemilikan Saham Lebih dari 1 Persen |
|
|---|
| OJK Terapkan Sistem Peringatan Dini untuk Deteksi Insider Trading di Pasar Modal |
|
|---|
| IHSG Selasa 10 Febuari 2026 Capai 8.131, Saham Blue Chip Dorong Kenaikan |
|
|---|
| FTSE Russell Undur Tinjauan Indeks Indonesia, Apa Implikasinya untuk Pasar Saham? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/IHSG-Cetak-Rekor-24-Kali-di-2025-Investor-Ritel-Kini-Kuasai-50-Persen-Transaksi.jpg)