Profil Joseph Harjo Sutanto, Pendiri Wings Group yang Wafat di Usia 102 Tahun
Seiring waktu, perusahaan berkembang pesat dan pada 1971 meluncurkan sabun cuci krim Wings Ekonomi yang menjadi fondasi pertumbuhan lebih besar.
TRIBUNPALU.COM - Dunia bisnis Indonesia berduka atas wafatnya Joseph Harjo Sutanto, salah satu pendiri Wings Group.
Harjo meninggal dunia dengan tenang, dalam usia 102 tahun.
Sosok yang dikenal sebagai miliarder tertua di Indonesia ini merupakan tokoh penting di balik lahirnya salah satu perusahaan FMCG terbesar di Tanah Air.
Jenazah mendiang disemayamkan di Rumah Duka Adi Jasa, Surabaya, dan rencananya akan dimakamkan pada Kamis, 18 September 2025 pukul 08.00 WIB.
Dari Penjual Sabun Colek ke Raksasa Konsumen
Harjo Sutanto lahir di Tulungagung, Jawa Timur, pada 10 Maret 1923. Ia merantau ke Surabaya pada tahun 1948—tiga tahun pasca-kemerdekaan Indonesia—dengan membawa semangat wirausaha yang tinggi.
Bersama sahabatnya, Johannes Ferdinand Katuari, ia mendirikan usaha kecil bernama Thong Fat, yang memproduksi sabun batangan secara rumahan di Jalan Kalisosok Kidul, Surabaya.
Baca juga: Gubernur Anwar Hafid Kukuhkan Sry Nirwanti Bahasoan Sebagai Ibunda Guru Sulteng
Sabun produksi mereka dipasarkan dengan cara unik: dari rumah ke rumah, menggunakan sepeda.
Pendekatan pemasaran langsung (door to door) ini ternyata efektif dalam membangun basis pelanggan awal dan memperkenalkan merek Wingsoap ke pasar.
Seiring waktu, perusahaan berkembang pesat dan pada 1971 meluncurkan sabun cuci krim Wings Ekonomi yang menjadi fondasi pertumbuhan lebih besar.
Ekspansi terus berlanjut dengan didirikannya PT Sayap Mas Utama pada 1976 dan kemudian PT Wings Surya pada 1991.
Diversifikasi Produk dan Ekspansi Bisnis
Di bawah kepemimpinan Harjo dan Katuari, Wings Group bertransformasi menjadi perusahaan multinasional dengan lini produk yang mencakup kebutuhan rumah tangga, makanan, minuman, dan perawatan pribadi.
Beberapa merek andalan seperti So Klin, Mama Lemon, GIV, dan Mie Sedaap menjadi bagian tak terpisahkan dari rumah tangga Indonesia.
| Prediksi Skor Malut United vs Persebaya Surabaya: Tuan Rumah Bisa Maksimalkan Laga Kandang? |
|
|---|
| Prediksi Skor Persija vs Persebaya: Tim Tamu Balas Dendam Kekalahan Putaran Pertama? |
|
|---|
| Kenaikan Harga Plastik, Styrofoam di Banggai Melonjak 50 Persen |
|
|---|
| Prediksi Skor Persebaya vs Persita Tangerang: Kesempatan Tim Tamu Balas Dendam Pertemuan Pertama? |
|
|---|
| KM Dharma Kencana V Tiba di Donggala, 1.163 Penumpang dan 183 Kendaraan Turun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Fotoram_iojpg.jpg)