KPI Pusat Tugaskan Muhammad Hasrul Hasan Kawal Pembentukan KPID Kaltara Hingga 10 November
Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat menugaskan Koordinator Bidang Pengembangan Kebijakan dan Sistem Penyiaran (PKSP) KPI Pusat
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
TRIBUNPALU.COM, JAKARTA - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat menugaskan Koordinator Bidang Pengembangan Kebijakan dan Sistem Penyiaran (PKSP) KPI Pusat, Muhammad Hasrul Hasan, untuk bertugas di Tanjung Selor, Kalimantan Utara.
Penugasan tersebut berlangsung mulai Senin (20/10/2025) hingga 10 November mendatang.
Ketua KPI Pusat, Ubaidillah, mengatakan penugasan ini dilakukan untuk mendampingi dan mengawal proses pembentukan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Utara, yang akan menjadi KPID ke-34 di Indonesia.
Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen KPI memperluas kehadiran lembaga penyiaran independen di seluruh provinsi, termasuk wilayah perbatasan.
“KPI Pusat menugaskan saudara Muhammad Hasrul Hasan untuk mengawal proses pembentukan KPID Kalimantan Utara, karena ini merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan sistem penyiaran yang berkeadilan dan merata di seluruh Indonesia,” ujar Ubaidillah, Sabtu (18/10/2025).
Baca juga: Kota Palu Masuk 4 Besar Nasional Pendaftar Terbanyak di Gemini Academy 2025
Ia menambahkan, pembentukan KPID Kalimantan Utara menjadi momentum penting dalam perjalanan kelembagaan KPI.
“Setelah lembaga ini terbentuk, seluruh provinsi di Indonesia, kecuali provinsi hasil pemekaran terbaru di Papua—akan resmi memiliki KPID. Kalimantan Utara akan melengkapi kehadiran KPID di 34 provinsi,” lanjutnya.
Sementara itu, Muhammad Hasrul Hasan menyebut pembentukan KPID Kalimantan Utara memiliki makna strategis bagi pemerataan fungsi pengawasan penyiaran, terutama di wilayah perbatasan.
“Kehadiran KPID Kaltara akan memperkuat peran publik dalam mengawasi isi siaran di wilayah dengan karakter geografis dan sosial yang khas. KPI ingin memastikan masyarakat di Kaltara juga menikmati siaran yang sehat, berimbang, dan mendidik,” ujarnya.
Hasrul memastikan, tim seleksi yang mendapat mandat dari DPRD Kalimantan Utara akan bekerja secara profesional dan terbuka untuk menjaring calon komisioner terbaik.
Baca juga: Misi Dagang Jatim-Sulteng di Palu, Napeto Coffe Catatkan Transaksi Rp54,25 Miliar
“Kami akan memastikan proses ini berjalan sesuai aturan. KPID Kaltara harus menjadi lembaga yang kredibel dan dipercaya publik,” tegasnya.
Dengan terbentuknya KPID Kalimantan Utara, pengawasan penyiaran di daerah diharapkan semakin kuat serta mampu menjaga kualitas siaran lokal dan memperkuat sinergi dengan KPI Pusat.
“KPI akan terus hadir dan bekerja untuk publik. Setiap langkah pembentukan KPID baru adalah langkah menuju penyiaran Indonesia yang lebih sehat, independen, dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” tutup Ubaidillah.
Baca juga: Momen HUT ke-3, Wakil Bupati Sigi Dorong PWKI Jadi Wadah Aktif Peningkatan Ekonomi Keluarga
Sosok Muhammad Hasrul Hasan
Dikutip dari TribunTimur, Muhammad Hasrul Hasan lahir di Makassar, 22 Desember 1983.
Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat
Muhammad Hasrul Hasan
Kalimantan Utara
Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID)
| 3 Desa di Nunukan Kalimantan Utara Kini Masuk Wilayah Malaysia, Bagaimana Nasib Warganya? |
|
|---|
| Ketua KPID Sulteng Harap TribunPalu.com Makin Profesional di Usia 5 Tahun |
|
|---|
| KPID Sulteng Ajak Bangkitkan Kembali Penyiaran Lokal, Harapan Baru untuk TV dan Radio |
|
|---|
| Evaluasi Laporan Tahunan Penyiaran, KPID Sulteng Siapkan Sekolah Peduli Penyiaran Tahap Ketiga |
|
|---|
| Kegiatan Literasi Media, KPID Sulteng Hadirkan Layanan Cek Kesehatan Gratis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/muhammad-hasrul-hasan-6485.jpg)