Selasa, 2 Juni 2026

Pemerintah dan Muhammadiyah Prediksi Penetapan 1 Ramadhan 1447 H: Kapan Jatuhnya?

Hal ini didasarkan pada perhitungan astronomi dan observasi hilal yang dilakukan oleh tim hisab dan rukyat di seluruh Indonesia.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Fadhila Amalia
Pexels
ILUSTRASI - Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, pemerintah dan organisasi Muhammadiyah memberikan prediksi terkait penetapan 1 Ramadhan 1447 H. 

TRIBUNPALU.COM - Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Pemerintah dan organisasi Muhammadiyah memberikan prediksi terkait penetapan 1 Ramadan 1447 Hijriyah.

Kedua pihak memproyeksikan hari pertama puasa tersebut akan jatuh pada tanggal yang berbeda, mengingat perbedaan metode dalam menentukan awal bulan Hijriyah.

Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Kementerian Agama (Kemenag), pemerintah Indonesia menggunakan metode hisab dan rukyat untuk menetapkan awal Ramadan.

Baca juga: Film Sebelum Dijemput Nenek Sudah Tayang di Bioskop, Ini Sinopsis Filmnya

Kemenag merujuk pada hasil pemantauan hilal (bulan sabit) dilakukan di berbagai wilayah Indonesia.

Hasil sidang isbat yang dilakukan setiap tahunnya juga menjadi dasar bagi penetapan resmi 1 Ramadan.

Hitung mundur puasa 2026

Jika merujuk pada Kalender Hijriah Indonesia 2026 yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI, 1 Ramadan 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Dihitung dari hari ini, Rabu (21/1/2026), maka hitung mundur puasa 2026 menunjukkan waktu sekitar 29 hari lagi.

Jika dikonversikan ke dalam satuan pekan, puasa 2026 berapa minggu lagi jawabannya adalah sekitar 4 minggu ke depan.

Bagi Anda yang bertanya puasa 2026 kurang berapa lagi, sisa waktu kurang dari satu bulan ini merupakan fase krusial.

Dalam periode ini, umat Muslim diimbau mulai mempersiapkan kesehatan fisik serta menyelesaikan kewajiban syariat yang tertunda dari tahun sebelumnya.

Kapan puasa 2026 dimulai secara resmi?

Pertanyaan mengenai kapan puasa 2026 atau Ramadhan mulai tanggal berapa kerap muncul karena adanya potensi perbedaan metode penetapan.

Di Indonesia, terdapat dua acuan utama dalam menentukan kalender Islam yaitu metode Hisab dan metode Rukyatul Hilal.

Baca juga: Pre-Summit 2026, Indonesia–India Kolaborasi Bangun Ekosistem AI Inklusif

Penetapan Muhammadiyah

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved