Jumat, 24 April 2026

Kapan Puasa Ramadhan 2026 Dimulai? Berikut Jadwal 1 Ramadhan 1447H/2026

Kapan Puasa Ramadhan 2026 dimulai? Berikut jadwal puasa yang sudah diumumkan ke masyarakat.

Editor: Imam Saputro
connector.ae
Ilustrasi Puasa ramadhan - Kapan Puasa Ramadhan 2026 dimulai? Berikut jadwal puasa yang sudah diumumkan ke masyarakat. 

TRIBUNPALU.COM - Kapan Puasa Ramadhan 2026 dimulai? Berikut jadwal puasa yang sudah diumumkan ke masyarakat.

Awal Puasa Ramadhan tahun ini masih belum ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama.

Namun ormas Islam sudah ada yang menetapkan awal Ramadhan untuk jemaahnya.

Pemerintah akan menetapan awal puasa Ramadan 2026 melalui Sidang Isbat yang digelar Kementerian Agama (Kemenag).

Sebelumnya, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah pun telah menetapkan awal puasa Ramadan 2026 atau 1 Ramadhan 1447 H akan jatuh pada hari Rabu, 18 Februari 2026.

Sementara itu penetapan 1 Ramadhan 1447 H dari Kemenag belum diumumkan karena harus melalui Sidang Isbat terlebih dahulu.

Lalu, kapan jadwal Sidang Isbat penetapan 1 Ramadhan 1447 H tersebut?

Baca juga: Kode Redeem FC Mobile Terbaru Senin 16  Februari 2026, Dapatkan Pemain OVR Tinggi Gratis

Berdasarkan informasi resmi Kementerian Agama, sidang isbat penetapan 1 Ramadan 1447 H akan dilaksanakan pada:

  • Hari/Tanggal: Selasa, 17 Februari 2026 (29 Syakban 1447 H)
  • Waktu: Pukul 16.00 WIB
  • Lokasi: Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama RI, Jakarta

Sidang Isbat merupakan tahapan penting untuk memastikan awal Ramadan dengan mengacu pada data hisab atau perhitungan astronomi posisi hilal yang kemudian diverifikasi melalui rukyat di lapangan.

Berdasarkan data hisab awal pada 17 Februari 2026, posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia terpantau berada pada kisaran -2° 24,71’ hingga 0° 58,08’.

Secara teknis, posisi tersebut menunjukkan bahwa hilal belum memenuhi kriteria visibilitas yang ditetapkan Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS).

Meski demikian, masyarakat diimbau untuk menunggu keputusan resmi pemerintah yang akan ditetapkan melalui Sidang Isbat setelah mempertimbangkan hasil verifikasi lapangan dari kegiatan rukyatulhilal.

Rangkaian Sidang Isbat akan diawali dengan seminar pemaparan posisi hilal oleh Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama.

Selanjutnya, dilakukan sidang tertutup yang melibatkan unsur pemerintah, ulama, dan pakar astronomi. Hasil sidang kemudian diumumkan secara terbuka kepada publik melalui konferensi pers.

Integrasi Hisab dan Rukyat

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, menjelaskan bahwa PMA Nomor 1 Tahun 2026 menegaskan penggunaan metode hisab dan rukyat secara terpadu.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved