Rabu, 6 Mei 2026

Gerhana Bulan Total Bakal Terjadi Malam Ini, Cek Jadwal Puncaknya di Sini

Fenomena astronomi Gerhana Bulan Total dijadwalkan bakal menghiasi langit Indonesia, Selasa (3/3/2026) sore hingga malam hari.

Tayang:
Editor: Lisna Ali
HANDOVER
GERHANA BULAN - Fenomena astronomi Gerhana Bulan Total dijadwalkan bakal menghiasi langit Indonesia, Selasa (3/3/2026) sore hingga malam hari. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa seluruh proses alam ini akan berlangsung selama 5 jam 41 menit. 

TRIBUNPALU.COM - Fenomena astronomi Gerhana Bulan Total dijadwalkan bakal menghiasi langit Indonesia, Selasa (3/3/2026) sore hingga malam hari.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa seluruh proses alam ini akan berlangsung selama 5 jam 41 menit.

Gerhana Bulan Total terjadi saat posisi Matahari, Bumi, dan Bulan berada pada satu garis lurus sehingga Bulan masuk ke bayangan inti Bumi.

Kondisi tersebut menyebabkan permukaan Bulan purnama yang semula terang akan meredup dan perlahan berubah menjadi warna kemerahan.

Baca juga: Inspektorat Masih Dalami Dugaan Honorer Siluman, Sekda Palu Siapkan Paparan Hasil Investigasi

Rincian waktu di Indonesia:

  • Gerhana penumbra mulai (P1): 15.42.44 WIB / 16.42.44 WITA / 17.42.44 WIT
  • Gerhana sebagian mulai (U1): 16.49.46 WIB / 17.49.46 WITA / 18.49.46 WIT
  • Gerhana total mulai (U2): 18.03.56 WIB / 19.03.56 WITA / 20.03.56 WIT
  • Puncak gerhana: 18.33.39 WIB / 19.33.39 WITA / 20.33.39 WIT
  • Gerhana total berakhir (U3): 19.03.23 WIB / 20.03.23 WITA / 21.03.23 WIT
  • Gerhana sebagian berakhir (U4): 20.17.33 WIB / 21.17.33 WITA / 22.17.33 WIT
  • Gerhana penumbra berakhir (P4): 21.24.35 WIB / 22.24.35 WITA / 23.24.35 WIT

Fenomena ini dinyatakan aman untuk disaksikan secara langsung dengan mata telanjang tanpa memerlukan filter atau pelindung mata khusus.

Masyarakat dapat menggunakan alat bantu seperti teleskop atau teropong untuk melihat detail tekstur kawah Bulan secara lebih jelas.

Bagi wilayah yang terkendala cuaca mendung atau hujan, BMKG menyediakan fasilitas siaran langsung melalui laman resmi gerhana mereka.

Seluruh rangkaian fenomena langka ini diperkirakan akan berakhir sepenuhnya pada pukul 21.24 WIB setelah Bulan meninggalkan bayangan penumbra.

Baca juga: Koalisi Kawal Pekurehua Desak PN Poso Membebaskan Christian Toibo

Gerhana Bulan dalam Pandangan Islam

Gerhana bulan terjadi ketika bumi berada di antara matahari dan bulan, sehingga cahaya matahari yang seharusnya sampai ke bulan terhalang oleh bumi.

Secara ilmiah, fenomena ini dapat diprediksi dengan tepat.

Namun, dalam Islam, peristiwa ini bukan pertanda sial, melainkan sarana introspeksi dan pengingat untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Rasulullah SAW pernah mengalami peristiwa gerhana matahari dan bulan.

Ilustrasi Gerhana Bulan Total
Ilustrasi Gerhana Bulan Total (handover)

Beliau lalu menjelaskan kepada para sahabat bahwa gerhana bukanlah pertanda kematian atau kelahiran seseorang, melainkan tanda kebesaran Allah.

Karena itu, ketika terjadi gerhana, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah seperti shalat gerhana, dzikir, doa, dan sedekah.

Doa Ketika Melihat Gerhana Bulan

Ketika melihat gerhana bulan, umat Islam disunnahkan untuk membaca doa dan memperbanyak istighfar.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved