Rabu, 8 April 2026

Honda Anugerah Perdana

Dedikasi Kader dan Dukungan AHM Perkuat Transformasi Layanan Kesehatan Desa

Sebanyak 30 kader kesehatan di desa tersebut berperan aktif memberikan pelayanan kesehatan kepada warga melalui Puskesmas Pembantu

|
Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
Handover/Handover
LAYANAN KESEHATAN - Di balik upaya menghadirkan layanan kesehatan bagi sekitar 4.000 warga Desa Sukamukti, Kecamatan Bojongmangu, Jawa Barat, terdapat puluhan kader kesehatan yang bekerja secara sukarela melayani masyarakat. 

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 30 kader kesehatan Desa Sukamukti secara sukarela melayani sekitar 4.000 warga melalui Pustu dan Posyandu, memberikan layanan mulai ibu hamil, balita, hingga lansia.
  • PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan pelatihan 25 keterampilan, pendampingan, serta sarana-prasarana kesehatan.
  • Program ini mendukung layanan kesehatan berbasis Integrasi Layanan Primer (ILP), distribusi PMT untuk balita, dan sejalan dengan upaya pemerintah serta target SDGs.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, BEKASI – Di balik upaya menghadirkan layanan kesehatan bagi sekitar 4.000 warga Desa Sukamukti, Kecamatan Bojongmangu, Jawa Barat, terdapat puluhan kader kesehatan yang bekerja secara sukarela melayani masyarakat.

Sebanyak 30 kader kesehatan di desa tersebut berperan aktif memberikan pelayanan kesehatan kepada warga melalui Puskesmas Pembantu (Pustu) dan Posyandu Desa Sukamukti.

Baca juga: Dedikasi Kader dan Dukungan AHM Perkuat Transformasi Layanan Kesehatan Desa

Sepanjang tahun, para kader secara bergantian melayani lebih dari 1.100 warga, mulai dari ibu hamil, balita, orang dewasa hingga lanjut usia yang datang memanfaatkan layanan kesehatan di Pustu Sukamukti.

Untuk mendukung peningkatan kualitas layanan tersebut, PT Astra Honda Motor (AHM) bersama pemerintah daerah dan dinas kesehatan setempat memberikan pelatihan serta pendampingan kepada para kader kesehatan.

Melalui program tersebut, para kader dibekali berbagai keterampilan agar mampu memberikan edukasi kesehatan secara lebih komprehensif kepada masyarakat.

Sebanyak 25 jenis keterampilan menjadi indikator dalam Tanda Kecakapan Kader (TKK). Keterampilan itu mencakup layanan dasar bagi ibu hamil, balita hingga pelayanan kesehatan bagi lanjut usia.

Selain itu, para kader juga mendapatkan pelatihan terkait komunikasi efektif serta pengelolaan Posyandu. Pelatihan dilakukan melalui pembekalan teori, simulasi, hingga praktik langsung di lapangan.

Peran aktif kader kesehatan di tingkat desa dinilai sangat penting dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat layanan kesehatan primer yang lebih inklusif.

Baca juga: Zodiak Cinta Sabtu 7 Maret 2026: Libra Perlu Sesekali Berdebat, Pisces Berhati-hati

Saat ini, AHM memiliki 84 kader kesehatan binaan yang tersebar di tiga wilayah, yakni Sunter Jaya di Jakarta Utara, Desa Kalihurip di Karawang, serta Desa Sukamukti di Bekasi.

Salah satu kader Posyandu Desa Sukamukti, Kanah, mengaku pelatihan yang diberikan sangat membantu meningkatkan kemampuan mereka dalam melayani masyarakat.

“Pelatihan ini memberikan pengetahuan baru bagi kami, terutama dalam meningkatkan pelayanan dan edukasi kesehatan masyarakat. Kami juga dibekali standar dan petunjuk pelaksanaan kegiatan sehingga bisa lebih optimal dalam memberikan pelayanan,” ujarnya.

Keterampilan yang dimiliki para kader kesehatan tersebut turut mendukung penerapan layanan kesehatan berbasis Integrasi Layanan Primer (ILP) di tingkat desa.

Melalui sistem ini, informasi kesehatan masyarakat dikelola secara terintegrasi berdasarkan siklus hidup pasien.

Penerapan layanan ILP saat ini dilakukan di Pustu Desa Sukamukti yang juga dimanfaatkan sekitar 13.000 warga dari dua desa lain, yakni Desa Sukabungah dan Desa Medalkrisna, Cikarang, Jawa Barat.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved