Rabu, 22 April 2026

12 Teks Khutbah Idul Fitri 2026 Kementerian Agama dengan Berbagai Tema

12 teks khutbah Idul Fitri 2026 berbagai tema yang bisa disampaikan saat salat Id. 

Editor: Imam Saputro
FADHILA/TRIBUNPALU.COM
ILUSTRASI - Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Tengah dan Nahdlatul Ulama Sulteng melaksanakan Salat Istisqa;Selasa (7/11/2023). 12 teks khutbah Idul Fitri 2026 berbagai tema yang bisa disampaikan saat salat Id.  

TRIBUNPALU.COM - 12 teks khutbah Idul Fitri 2026 berbagai tema yang bisa disampaikan saat salat Id. 

Khutbah Idul Fitri merupakan bagian dari rangkai pelaksanaan sholat Ied atau sholat Idul Fitri.

Khutbah Idul Fitri 1447 H memiliki peran penting dalam mengingatkan jamaah tentang makna mendalam dari perayaan ini, sebagai tradisi serta momentum untuk memperkuat iman, memperbaiki akhlak, dan menumbuhkan rasa syukur atas nikmat Allah SWT. 

Tahun 1447 H, khutbah Idul Fitri 2026 hadir dengan beragam tema yang relevan dengan kehidupan umat, mulai dari keistimewaan Idul Fitri hingga tantangan peradaban modern.

Selengkapnya simak teks khutbah Idul Fitri 1447 H/2026 dengan berbagai tema tersebut.

Baca juga: Kumpulan Ucapan Selamat Lebaran Idul Fitri 2026/1447H dan Balasannya

1. Khutbah Idul Fitri 1447 H: Keistimewaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H

dari Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur

Khutbah Pertama

الله أَكْبَرُ…… ٩

اللهُ أَكْبَرُ كُلَّمَا هَلَّ هِلَال وَأَبْدَر. اللهُ أَكْبَرُ كُلَّمَا صَامَ صَائِمٌ وَأَفْطَر. كُلَّمَا أَوْرَقَ عُوْدُ وَأَثْمَر. وَكُلَّمَا أُطْعِمَ الْقَانِعُ وَالْمُعْتَر. اللهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرِ اللهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ. الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى سَهَّلَ لِعِبَادِهِ طَرِيقَ الْعِبَادَةِ وَيَسَّر. وَوَفَّاهُمْ أُجُوْرَ أَعْمَالِهِمْ مِنْ خَزَائِنِ جُوْدِهِ الَّتِي لَا تُحْصَر. وَجَعَلَ لَهُمْ يَوْمَ عِيْدٍ يَعُوْدُ عَلَيْهِمْ فِي كُلِّ سَنَةٍ وَيَتَكَرَّر. أَحْمَدُهُ سُبْحَانَهُ وَهُوَ الْمُسْتَحِقُ لِأَنْ يُحْمَدَ وَيُشْكَر. وَأَشْكُرُهُ عَلَى نِعَمٍ لَا تُعَدُّ وَلَا تُحْصَر. وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ الْمَلِكُ الْعَظِيْمُ الْأَكْبَر. الَّذِي جَعَلَ لِكُلِّ شَيْءٍ وَقْتًا وَأَجَلًا وَقَدَّر. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ الشَّافِعُ الْمُشَقَّعُ فِي الْمَحْشَر. اللَّهُمَّ صَلَّ وَسَلَّمْ عَلَى عَبْدِكِ وَخَلِيْلِكَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ الَّذِينَ أَذْهَبَ اللهُ عَنْهُمُ الرِّجْسَ وَطَهَّر. اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَر. اللهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ.

أَمَّا بَعْدُ فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا اللهَ تَعَالَى وَاعْلَمُوا أَنَّ يَوْمَكُمْ هَذَا يُسَمَّى يَوْمَ الْجَوَائِز. فَيَرْجِعُ فِيهِ مِنَ الْمُصَلَّى كُلُّ بِمَا قُسِمَ لَهُ فائِز.

Hadirin Jama’ah Shalat ‘Ied rahimakumullah….

Pada kesempatan yang mulia ini, saya menyeru pada diri pribadi dan saudara sekalian, marilah kita senantiasa berupaya meningkatkan kualitas iman dan takwa kita kepada Allah Swt. Sebab, hanya dengan bekal iman dan takwa inilah kita dapat meraih ridha Allah Swt.

Perlu kita ketahui bahwa hari ini adalah hari istimewa. Hari pembebasan bagi seluruh umat Muslim yang telah menunaikan ibadah puasa selama sebulan penuh. Pada hari mulia ini, setiap muslim akan ating dari tempat shalatnya dalam keadaan beruntung, karena memperoleh pengampunan dan ridha dari Allah Swt.

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas Ra., Baginda Rasulullah Saw. Bersabda:

فَإِذَا كَانَتْ غَدَاةُ الْفِطْرِ بَعَثَ اللهُ الْمَلَائِكَةَ فِي كُلِ بِلَادٍ فَيَهْبِطُونَ إِلَى الْأَرْضِ فَيَقُومُونَ عَلَى أَفْوَاهِ السِّكَكِ يُنَادُونَ بِصَوْتٍ يَسْمَعُهُ جَمِيعُ مَنْ خَلَقَ اللَّهُ إِلَّا الْجِنَّ وَالْإِنْسَ يَا أُمَّةَ مَحَمَّدٍ اُخْرُجُوا إِلَى رَبٍّ كَرِيمٍ يُعْطِ الْجَزِيلَ وَيَغْفِرِ الذَّنْبَ الْعَظِيمَ.

Artinya: “Ketika pagi hari ‘Idul Fitri telah tiba, Allah Swt mengutus para Malaikat di tiap-tiap daerah, kemudian mereka turun ke bumi dan menempati di setiap ating kota seraya mengumandangkan, “Wahai umat Nabi Muhammad, keluarlah menuju Tuhan kalian! Ia akan memberikan pahala yang melimpah dan mengampuni dosa yang besar.“

Ketika umat Islam keluar menuju tempat shalat mereka, maka Allah Swt. Berkata kepada para Malaikat;

يَا مَلَائِكَتِي، مَا جَزَاءُ الْأَجِيرِ إِذَا عَمِلَ عَمَلَهُ؟

Artinya: “Wahai para Malaikat Ku! Balasan apa yang layak bagi seorang buruh ating ia telah menyelesaikan pekerjaannya?”

Para Malaikat menjawab:

إِلَهَنَا وَسَيِّدَنَا، جَزَاؤُهُ أَنْ تُوَفِّيَهُ أَجْرَهُ.

Artinya: “Wahai Tuhanku, balasan mereka adalah Engkau beri mereka pahala.”

Kemudian Allah Swt. Berfirman kepada para Malaikat:

أُشْهِدُكُمْ أَنِّي قَدْ جَعَلْتُ ثَوَابَهُمْ مِنْ صِيَامِهِمْ وَقِيَامِهِمْ رِضَايَ وَمَغْفِرَتِي

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved