Gedung Putih Buka Suara Kabar Donald Trump Alami Stroke hingga Dirawat di RS
Kondisi kesehatan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, kembali menjadi sorotan.
TRIBUNPALU.COM - Kondisi kesehatan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, kembali menjadi sorotan.
Beredar kabar Donald Trump tiba-tiba dilarikan ke Pusat Medis Walter Reed di Washington DC.
Rumo yang beredar menyebutkan kondisi kesehatan Donald Trump ini dipicu oleh ketegangannya saat ikut menyaksikan langsung di situation room saat operasi penyelamatan dua pilot AS yang pesawatnya di tembak jatuh di Iran.
Disebut-sebut, Trump kembali mengalami stroke, gejala yang sudah lama dia tunjukkan di publik beberapa tahun terakhir.
Terkait kabar itu, Gedung Putih membantah.
Melalui akun Rapid Response 47 di X, Minggu (5/4/2026) merilis bantahan keras terkait isu Presiden AS Donald Trump dilarikan ke Pusat Medis, Walter Reed.
Baca juga: Trump Tetapkan Batas Waktu Iran Buka Selat Hormuz Sebelum 7 April 2026
Awal Mula
Rumor tersebut awalnya muncul karena absennya Trump di depan publik setelah ia menyaksikan operasi penyelamatan pilot AS yang ditembak jatuh di Iran.
Ketegangan di dalam situation room saat memantau konflik tersebut disebut-sebut menjadi pemicu memburuknya kondisi fisik presiden berusia 79 tahun itu.
Di media sosial bahkan berspekulasi bahwa Trump kembali mengalami gejala stroke.
Namun, akun "Rapid Response 47" yang menjadi akun resmi pemerintahan Trump membantah isu-isu ini.
Satu di antara cuitannya berbunyi: "Kaum liberal yang gila mengarang teori konspirasi yang tidak masuk akal ketika @POTUS tidak berbicara kepada pers selama 12 jam.
(Mereka tidak mengatakan apa pun ketika Biden secara rutin tidak berbicara kepada pers selama 12 hari) Jangan takut!
Presiden Trump benar-benar tidak pernah berhenti bekerja."
Hanya, perlu dicatat kalau ini bukan kali pertama kesehatan presiden AS berusia 79 tahun itu menjadi sorotan.
Berikut daftar sejumlah rumor dan tanda-tanda seputar masalah kesehatan Donald Trump:
Tangan Memar
| Muchlis Aseng Sebut Konflik AS-Iran Tak Pengaruhi Keberangkatan JCH Sulteng 2026 |
|
|---|
| Trump Tetapkan Batas Waktu Iran Buka Selat Hormuz Sebelum 7 April 2026 |
|
|---|
| Kenali 6 April 2026: Hari Nelayan dan Aktivitas Fisik Sedunia |
|
|---|
| Jatuhkan 2 Jet Tempur AS, Iran Kini Buru Pilotnya Lewat Sayembara Hadiah |
|
|---|
| Trump Siapkan Serangan Besar Jika Iran Tetap Tutup Selat Hormuz, Ultimatum Selama 48 Jam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/presiden-as-donald-trump.jpg)