Rabu, 15 April 2026

Harta Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK, Punya 21 Tanah dan 17 Kendaraan

Harta kekayaan Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, menjadi sorotan setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Editor: Lisna Ali
Handover
TERJARING OTT KPK - Harta kekayaan Gatut Sunu Wibowo, Bupati Tulungagung yang ditetapkan tersangka oleh KPK. Berdasarkan dokumen Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terakhir, Gatut tercatat memiliki total kekayaan mencapai Rp18.078.162.376. 

TRIBUNPALU.COM - Harta kekayaan Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, menjadi sorotan setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Gatut diduga terlibat dalam kasus pemerasan di lingkungan Pemkab Tulungagung 

Berdasarkan dokumen Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terakhir, Gatut tercatat memiliki total kekayaan mencapai Rp18.078.162.376.

Jumlah tersebut dilaporkan pada 3 September 2024.

Diketahui, Gatut diketahui memiliki harta kekayaan sebesar Rp18.078.162.376 berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 3 September 2024.

Dari laporan harta kekayaan, Gatut memiliki 21 tanah dan bangunan dengan kisaran bervariasi, 17 jenis kendaraan dan harta lainnya.

Baca juga: Operasi SAR Tolitoli Berhasil Selamatkan Nelayan Mati Mesin di Perairan Pulau Lutungan

Ia mempunyai puluhan bidang tanah dan bangunan di Surabaya, Tulungagung, dan Trenggalek serta belasan kendaraan.

Berikut rinciannya.

Tanah dan Bangunan

  • Tanah dan bangunan seluas 346 m⊃2;/150 m⊃2; di Tulungagung, hasil sendiri Rp 205.950.000
  • Tanah dan bangunan seluas 180 m⊃2;/150 m⊃2; di Surabaya, hasil sendiri Rp 1.800.000.000
  • Tanah dan bangunan seluas 144 m⊃2;/120 m⊃2; di Tulungagung, hasil sendiri Rp 333.330.000
  • Tanah seluas 3.045 m⊃2; di Tulungagung, hasil sendiri Rp 1.812.500.000
  • Tanah seluas 2.494 m⊃2; di Tanah Laut, hasil sendiri Rp 1.187.619.000
  • Tanah seluas 787 m⊃2; di Tulungagung, hasil sendiri Rp 633.000.000
  • Tanah dan bangunan seluas 860 m⊃2;/56 m⊃2; di Tulungagung, hasil sendiri Rp 716.600.000
  • Tanah dan bangunan seluas 312 m⊃2;/200 m⊃2; di Tulungagung, hasil sendiri Rp 304.166.000
  • Tanah seluas 1.280 m⊃2; di Tulungagung, hasil sendiri Rp 422.330.000
  • Tanah seluas 2.199 m⊃2; di Tulungagung, hasil sendiri Rp 304.285.000
  • Tanah seluas 560 m⊃2; di Tulungagung, hasil sendiri Rp 200.000.000
  • Tanah dan bangunan seluas 426 m⊃2;/316 m⊃2; di Tulungagung, hasil sendiri Rp 1.571.428.000
  • Tanah seluas 280 m⊃2; di Trenggalek, hasil sendiri Rp 98.214.000
  • Tanah seluas 848 m⊃2; di Tulungagung, hasil sendiri Rp 504.761.000
  • Tanah dan bangunan seluas 2.786 m⊃2;/929 m⊃2; di Tulungagung, hasil sendiri Rp 1.648.800.000
  • Tanah seluas 1.048 m⊃2; di Trenggalek, hasil sendiri Rp 249.500.000
  • Tanah dan bangunan seluas 795 m⊃2;/200 m⊃2; di Tulungagung, hasil sendiri Rp 770.800.000
  • Tanah dan bangunan seluas 1.940 m⊃2;/425 m⊃2; di Tulungagung, hasil sendiri Rp 1.359.000.000
  • Tanah seluas 425 m⊃2; di Trenggalek, hasil sendiri Rp 110.428.000
  • Tanah seluas 272 m⊃2; di Tulungagung, hasil sendiri Rp 800.000.000
  • Tanah seluas 1.948 m⊃2; di Tulungagung, hasil sendiri Rp 300.000.000.

Kendaraan

  • Mobil Toyota Vellfire 2018, Rp 800.000.000
  • Mobil Mitsubishi Pajero Sport 2018, Rp 425.000.000
  • Mobil Toyota Innova 2021, Rp 450.000.000
  • Mobil Mitsubishi Truck 2009, Rp 37.500.000
  • Mobil Mitsubishi Truck 2001, Rp 37.500.000
  • Mobil Mitsubishi Truck 2007, Rp 45.000.000
  • Mobil Mitsubishi Truck 2007, Rp 45.000.000
  • Mobil Mitsubishi Truck 2012, (nilai tidak tercantum)
  • Mobil Mitsubishi Truck 2004, Rp 40.000.000
  • Mobil Mitsubishi Truck 2003, Rp 27.500.000
  • Mobil Mitsubishi L300 2002, Rp 17.500.000
  • Motor Honda 2008, Rp 3.250.000
  • Motor Honda 2006, Rp 4.500.000
  • Motor Honda 2007, Rp 3.000.000
  • Motor Honda 2015, Rp 3.000.000
  • Motor Honda 2012, Rp 4.500.000
  • Motor Yamaha 2005, Rp 2.250.000

Harta Lainnya

  • Harta bergerak lainnya: Rp 665.000.000
  • Kas dan setara kas: Rp 84.951.376

Baca juga: Jejak Karier Bupati Tulungagung Gatut Sunu, Pernah Ribut dengan Wakilnya, Kini Jadi Tersangka di KPK

Bupati Gatut Sempat Sembunyi Dalam Mobil

Drama penangkapan Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo saat KPK melakukan operasi senyap di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur (Jatim), Jumat (10/4/2026) sore terungkap.

Gatut Sunu Wibowo sempat lari dan sembunyi di dalam mobil di area Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso saat dikejar tim KPK.

Saat itu suasana penangkapan berlangsung sangat tegang. 

bupati gatut01
OTT KPK - Mobil personel KPK tiba di Mapolres Tulungagung membawa pejabat dan dokumen dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT), Jumat (10/4/2026) malam. (kanan) Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo turut terjaring OTT.

Baca juga: Umat Buddha Ikuti Pengecoran Rupang di Palu, Tandai 50 Tahun Sangha Theravada Indonesia

Tanpa aba-aba, Tim Penyidik KPK yang tiba sekitar pukul 15.00 WIB langsung memblokir akses keluar-masuk pendapa.

Gerbang utama digembok rapat, sementara puluhan personel Satpol PP dan staf rumah tangga diminta menyerahkan telepon genggam mereka.

Fakta Penangkapan Bupati Gatut Sunu Wibowo

1. Ajudan Halangi Penangkapan Bupati Gatut

Drama pencarian sang bupati bermula ketika penyidik kehilangan jejak Gatut di area pendapa. 

Tim antirasuah kemudian menginterogasi ajudan bupati, Dwi Yoga Ambal.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved