Syarat Khusus Iran Jika AS Ingin Selat Hormuz Kembali Normal
Berikut syarat Iran ke pemerintahan Amerika Serikat agar Selat Hormuz kembali normal.
TRIBUNPALU.COM - Berikut syarat Iran ke pemerintahan Amerika Serikat agar Selat Hormuz kembali dibuka.
Melalui perantara Pemerintah Pakistan, pihak Teheran menyatakan kesiapan untuk mengakhiri ketegangan di jalur laut di dunia tersebut.
Langkah diplomasi ini muncul di tengah tekanan dunia internasional agar arus perdagangan minyak dan gas kembali normal.
Namun, tawaran perdamaian dari Iran ini tidak datang cuma-cuma.
Diketahui, Selat Hormuz merupakan jalur utama yang melayani perlintasan bagi seperlima dari total pasokan minyak dan gas dunia.
Sejak jalur ini terganggu akibat konflik, harga minyak dunia melonjak drastis hingga menyentuh angka 50 persen.
Kondisi tersebut memicu efek yang menaikkan harga bahan bakar (BBM), pupuk, hingga bahan pangan di berbagai negara.
Baca juga: Bedah Buku Manajemen Waktu dalam Perspektif Islam, Tekankan Keseimbangan Dunia dan Akhirat
Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, memberikan peringatan mengenai dampak buruk jika masalah ini terus berlarut-larut.
Guterres menyebut bahwa tekanan ekonomi akibat penutupan selat ini akan langsung memukul kehidupan masyarakat kecil di seluruh dunia.
“Tekanan ini menjalar menjadi tangki bahan bakar kosong, rak-rak kosong, dan piring-piring kosong,” ujar Guterres dikutip dari Kompas.com.
Syarat Iran untuk AS
Berdasarkan laporan Associated Press (AP), Iran bersedia mengakhiri blokade jika Amerika Serikat bersedia menghentikan tekanan militer.
Syarat yang diajukan adalah tuntutan agar Washington segera mencabut blokade ekonomi dan menghentikan segala bentuk peperangan.
Dalam rencana perdamaian tersebut, Iran mengusulkan agar pembahasan mengenai program nuklir ditunda untuk dibahas pada tahap berikutnya.
Baca juga: Bukan Tak Mampu Bela Diri, Ini Alasan Denada Pilih Ikhlas Dituding Telantarkan Ressa
Tanggapan Amerika Serikat
Meski tawaran sudah di meja, pemerintahan Donald Trump tampaknya sulit menerima syarat tersebut.
Masalah utamanya adalah isu nuklir yang ingin ditunda oleh Iran. Bagi AS, nuklir adalah poin yang tidak bisa ditawar.
| Trump Buka Suara Usai Insiden Penembakan Acara Makan Malam, Bantah Suruhan dari Iran |
|
|---|
| Suara Tembakan Bubarkan White House Dinner, Trump Selamat Usai Dievakuasi, Tamu Sembunyi Ketakutan |
|
|---|
| Trump Batalkan Utusan ke Pakistan, Klaim AS Berada di Posisi Paling Kuat dari Iran |
|
|---|
| AS Umumkan Lagi Gencatan Senjata, Iran Tak Peduli: Kemana Arah Konflik AS-Iran Ini Akan Berakhir? |
|
|---|
| Iran Curiga Perpanjangan Gencatan Senjata Trump Hanya Kedok Siapkan Pasukan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/selat-hormuz05.jpg)