Kamis, 21 Mei 2026

Beredar Isu Mobil di Atas 1.400 cc Dilarang Isi Pertalite Per 1 Juni, Pertamina Buka Suara

Isu mengenai sistem pompa SPBU yang akan otomatis menolak kendaraan di atas 1.400 cc mulai awal Juni beredar di media sosial.

Tayang:
Editor: Lisna Ali
Kontan/Carolus Agus Waluyo
ISU PEMBATASAN BBM - ILUSTRASI pengisian BBM Pertalite. Isu mengenai sistem pompa SPBU yang akan otomatis menolak kendaraan di atas 1.400 cc mulai awal Juni beredar di media sosial. Ini Penjelasan Pertamina. 

TRIBUNPALU.COM - Isu mengenai sistem pompa SPBU yang akan otomatis menolak kendaraan di atas 1.400 cc mulai awal Juni beredar di media sosial.

Pesan berantai melalui WhatsApp tersebut langsung memicu kegaduhan dan kekhawatiran di kalangan pemilik mobil.

Dalam video singkat yang beredar, disebutkan bahwa aturan baru pengetatan BBM bersubsidi jenis Pertalite akan berlaku per 1 Juni 2026.

Narasi tersebut disebutkan bahwa mobil dengan kapasitas mesin di atas 1.400 cc dilarang mengisi Pertalite.

Sistem di SPBU diisukan sudah terintegrasi untuk mendeteksi kapasitas mesin kendaraan secara otomatis.

Jika barcode mobil di atas 1.400 cc di-scan oleh petugas, maka secara otomatis nozzle pompa tidak akan hidup.

Akibatnya, pengisian BBM subsidi tersebut dipastikan gagal dan pompa langsung mengunci.

Dalam narasi video yang beredar tersebut disebut salah satu kriteria yang menjadi sorotan adalah kapasitas mesin kendaraan, di mana batas maksimal yang diusulkan berada di kisaran 1.400 cc.

Jika aturan ini diterapkan penuh, maka kendaraan dengan kapasitas mesin di atas batas tersebut berpotensi tidak lagi berhak menggunakan BBM subsidi.

Sejumlah mobil populer pun masuk kategori terdampak.

Baca juga: Pemkab Buol Canangkan Program Desa Cantik 2026 untuk Perkuat Tata Kelola Data Desa

Di segmen MPV, model seperti Toyota Avanza, Toyota Veloz, hingga Mitsubishi Xpander memiliki kapasitas mesin di atas 1.400 cc, sehingga berpotensi tidak lagi menggunakan Pertalite.

Tak hanya MPV, segmen SUV juga ikut terseret. Model seperti Toyota Rush, Daihatsu Terios, dan Honda BR-V juga memiliki kapasitas mesin yang melebihi batas tersebut.

Jenis mobil crossover treni lainnya juga yang bakal terdampak yakni Creta, Stargazer, dan HR-V juga masuk dalam daftar mobil yang bakal kena blacklist penggunaan Pertalite.

Sedangkan kelas mobil Sultan yakni Zenix, Fortuner bensin, dan CR-V Turbo juga bakal terdampak tidak boleh isi BBM subsidi tersebut.

Disusul Honda Civic RS dan Mazda 3 juga yang ikut kena dampak kebijakan tersebut.

Baca juga: Dinas Perikanan Morowali Siapkan 99 Perahu dan Alat Tangkap Modern untuk Nelayan 2026

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved