Palu Hari Ini
Pemkot Palu Nilai GPM Jadi Solusi Jaga Daya Beli Warga Jelang Ramadan
Kondisi tersebut kerap berdampak pada kenaikan harga bahan pangan yang berpotensi menekan daya beli masyarakat.
Penulis: Zulfadli | Editor: Regina Goldie
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kota Palu menilai Gerakan Pangan Murah (GPM) menjadi solusi strategis untuk menjaga daya beli masyarakat menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah
- Penilaian tersebut disampaikan Wali Kota Palu Hadianto Rasyid yang diwakili Plt Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palu, Rahmat Mustafa, saat pelaksanaan GPM oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palu
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
TRIBUNPALU.COM, PALU - Pemerintah Kota Palu menilai Gerakan Pangan Murah (GPM) menjadi salah satu solusi strategis untuk menjaga daya beli masyarakat menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, di tengah meningkatnya permintaan kebutuhan pokok.
Hal ini disampaikan Wali Kota Palu yang diwakili Plt Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palu, Rahmat Mustafa, dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palu, Kamis (12/2/2026).
Rahmat Mustafa menyampaikan, setiap menjelang Ramadan, permintaan terhadap berbagai kebutuhan pokok masyarakat cenderung meningkat.
Kondisi tersebut kerap berdampak pada kenaikan harga bahan pangan yang berpotensi menekan daya beli masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah.
“Menjelang bulan suci Ramadan biasanya terjadi peningkatan permintaan kebutuhan pokok. Hal ini sering berdampak pada kenaikan harga pangan dan memengaruhi daya beli masyarakat,” ujarnya.
Baca juga: Stok Terbatas! GPM Palu Tawarkan Bahan Pokok Murah Jelang Ramadan 2026
Oleh karena itu, Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menghadirkan Gerakan Pangan Murah sebagai solusi nyata untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.
Menurut Rahmat, GPM merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus sebagai langkah antisipasi lonjakan inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional.
Gerakan Pangan Murah yang digelar di Halaman Eks Kantor Pajak Palu, Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat tersebut menyediakan berbagai komoditas pangan strategis dengan harga subsidi.
Sejumlah kebutuhan pokok yang disiapkan antara lain beras premium, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, bawang merah dan bawang putih, daging sapi, ayam, serta ikan laut dan ikan air tawar.
Pantauan TribunPalu.com, sejak pagi hari masyarakat, khususnya kalangan ibu-ibu, tampak memadati lokasi kegiatan untuk berbelanja kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Rahmat Mustafa menambahkan, pelaksanaan GPM juga merupakan hasil sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, instansi terkait, distributor, serta pelaku usaha, termasuk nelayan, pembudidaya, dan peternak lokal.
Baca juga: Gerakan Pangan Murah DPKP Palu Hadirkan Sejumlah Komoditas Pangan, Cek Harga dan Stoknya
| Bapenda Palu Siapkan 262 Water Meter, Pajak Air Tanah Ditarget Rp7,5 Miliar |
|
|---|
| Pajak Air Tanah Palu Melejit di 2025, Bapenda Siapkan Jurus Baru Kejar Target 2026 |
|
|---|
| SDN 10 Palu Siapkan Bonus Bagi Siswa Peraih Nilai 100 di TKA |
|
|---|
| Himpunan Ekonomi Syariah Unisa Palu Gelar LCTF, Ajang Adu Ilmu Hukum Islam |
|
|---|
| Lintasorganisasi Soroti Aktivitas Pertambangan di Hari Bumi, Koorlap: Pencemaran Udara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/1001090577jpg.jpg)