Palu Hari Ini
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid Ajak Instansi dan Masyarakat Percepat Imunisasi
Sektor pendidikan dan keagamaan juga dilibatkan, termasuk PAUD dan TK, serta Dinas Sosial yang mengintegrasikan data anak.
Ringkasan Berita:
- Wali Kota Hadianto Rasyid mengajak pemerintah, masyarakat, dan tokoh agama berperan aktif dalam menyukseskan program ORI Campak untuk anak usia 9–59 bulan.
- Forkopimda, OPD, kecamatan, kelurahan, Dinas Kesehatan, PAUD/TK, serta Dinas Sosial bekerja sama untuk memastikan seluruh anak terdata dan menerima imunisasi.
- Pemerintah Kota Palu menargetkan mencegah penyebaran campak, menurunkan angka kesakitan, dan mengurangi risiko kematian akibat penyakit campak, khususnya pada anak-anak.
TRIBUNPALU.COM, PALU – Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, menginstruksikan seluruh elemen pemerintah dan masyarakat untuk berperan aktif dalam menyukseskan program Outbreak Response Immunization (ORI) Campak tengah digelar di Kota Palu.
Program imunisasi ini menargetkan anak-anak usia 9 hingga 59 bulan dengan pemberian satu dosis tambahan vaksin campak, tanpa memperhatikan status imunisasi sebelumnya.
ORI campak dilaksanakan mulai 30 Maret hingga 11 April 2026, menyusul terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) campak di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Kota Palu.
Baca juga: Kota Palu Hadapi KLB Campak, Pemkot Terbitkan Surat Edaran Percepat Imunisasi Anak
Hadianto Rasyid menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor, termasuk Forkopimda, OPD, pemerintah kecamatan dan kelurahan, agar seluruh anak terdata dan menerima layanan imunisasi.
Dinas Kesehatan Kota Palu bertanggung jawab menyediakan stok vaksin, melatih tenaga kesehatan, dan mengatur jadwal pelayanan di puskesmas dan posyandu.
Sementara itu, sektor pendidikan dan keagamaan juga dilibatkan, termasuk PAUD dan TK, serta Dinas Sosial yang mengintegrasikan data anak dari keluarga penerima manfaat.
Selain itu, edukasi publik digencarkan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika untuk menangkal hoaks terkait vaksin.
Peran masyarakat diperkuat melalui RT/RW, kader posyandu, PKK, serta organisasi profesi kesehatan seperti IDI, IBI, dan PPNI. Dukungan tokoh agama, termasuk MUI Kota Palu, diharapkan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program imunisasi ini.
Baca juga: Bupati Parigi Moutong Perintahkan Inspektorat Telusuri Isu Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah
Melalui ORI Campak, Pemerintah Kota Palu menargetkan mencegah perluasan penularan campak, menurunkan angka kesakitan, dan menghindari kematian akibat penyakit campak, khususnya pada anak-anak.(*)
Kota Palu
Wali Kota Palu
Hadianto Rasyid
Imunisasi Anak
campak
ORI
Outbreak Response Immunization (ORI)
Kejadian Luar Biasa (KLB)
| Lakalantas di Persimpangan Jl Juanda Palu, Pengendara Motor Meninggal Dunia |
|
|---|
| Program Cek Kesehatan Gratis 2026 di Sulteng Masih Rendah, Ini Langkah Dinkes |
|
|---|
| Target 46 Persen, Dinkes Sulteng Kebut Pelaksanaan CKG 2026 |
|
|---|
| Dorong Pembinaan Produktif, Warga Binaan LPP Palu Panen 2000 Jagung dan Tebar Benih Ikan |
|
|---|
| Sepakat Layanan Tetap Berjalan, RSUD Undata Palu Terapkan Sistem Shift Demi Optimalisasi Pelayanan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Wali-Kota-Palu-Hadianto-Rasyid-memimpin-apel-akbar-bersama-Jurud.jpg)