Rabu, 6 Mei 2026

Palu Hari Ini

Target 46 Persen, Dinkes Sulteng Kebut Pelaksanaan CKG 2026

Langkah ini dilakukan karena capaian program tersebut masih berada di bawah target yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
TribunPalu/Zulfadli/Zulfadli
CEK KESEHATAN GRATIS - Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah terus menggenjot pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Dinas Kesehatan Sulawesi Tengah mencatat capaian program Cek Kesehatan Gratis (CKG) masih rendah, yakni 8,09 persen hingga April 2026 dari target 46 persen.
  • Beberapa daerah seperti Morowali Utara, Morowali, dan Sigi mencatat capaian lebih tinggi dibanding Kota Palu yang masih rendah.
  • Kendala utama program meliputi validasi data NIK, rendahnya partisipasi masyarakat, serta temuan penyakit seperti gula darah tinggi dan kolesterol.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah terus menggenjot pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada 2026.

Langkah ini dilakukan karena capaian program tersebut masih berada di bawah target ditetapkan Kementerian Kesehatan.

Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Primer Dinkes Sulteng, Misnawati, mengatakan capaian CKG pada 2025 hanya mencapai 12,5 persen.

Baca juga: Disnakertrans Morowali Apresiasi Kolaborasi Pelatihan Tenaga Kerja Lokal

Menurutnya, angka tersebut masih jauh dari target nasional.

“Untuk tahun 2026, target dari Kementerian meningkat menjadi 46 persen. Namun hingga Januari sampai April, capaian baru mencapai 8,09 persen,” ujar Misnawati, Rabu (6/5/2026), di ruang kerjanya, Kantor Dinkes Sulteng.

Untuk mengejar target tersebut, Dinkes Sulteng menyiapkan sejumlah strategi, salah satunya dengan menerbitkan regulasi pendukung.

Regulasi itu dituangkan melalui surat edaran yang ditujukan kepada seluruh kepala daerah di Sulawesi Tengah.

“Regulasi ini diharapkan dapat mendorong percepatan pelaksanaan CKG di daerah agar target nasional bisa tercapai,” jelasnya.

Dari sisi jumlah peserta, hingga saat ini sekitar 250 jiwa telah mengikuti program CKG pada 2026.

Secara wilayah, capaian tertinggi tercatat di Kabupaten Morowali Utara sebesar 15 persen, disusul Morowali 14 persen, dan Kabupaten Sigi 13 persen.

Baca juga: Dorong Pembinaan Produktif, Warga Binaan LPP Palu Panen 2000 Jagung dan Tebar Benih Ikan

Sementara itu, Kota Palu justru mencatat capaian yang masih relatif rendah, yakni 4,95 persen.

Misnawati mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan, penyakit yang paling banyak ditemukan adalah kadar gula darah tinggi dan kolesterol.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena berkaitan dengan risiko penyakit tidak menular.

“Dengan adanya pembaruan dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), setiap hasil skrining yang berisiko harus segera ditindaklanjuti,” katanya.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved