Palu Hari Ini
Dishub Palu Imbau Pengendara Cermati Rambu dan Skema Perubahan Arus di Jembatan I dan III
Masih banyak pengendara yang belum mengetahui perubahan tersebut karena selama beberapa tahun terakhir terbiasa menggunakan jalur satu arah.
Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
Ringkasan Berita:
- Dishub Palu mengimbau masyarakat memperhatikan rambu dan petunjuk lalu lintas setelah diberlakukannya skema baru di kawasan Jembatan Palu I dan Jembatan Palu III.
- Perubahan pola lalu lintas dari satu arah menjadi dua arah memerlukan penyesuaian, karena banyak pengendara yang selama ini terbiasa menggunakan sistem satu arah.
- Dishub bersama Satlantas Polresta Palu terus melakukan pengawasan dan evaluasi, sementara arus kendaraan pada hari pertama uji coba terpantau ramai lancar dan kondusif.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
TRIBUNPALU.COM, PALU - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palu mengimbau masyarakat untuk mencermati rambu dan perubahan skema arus lalu lintas mulai diberlakukan di kawasan Jembatan Palu I dan Jembatan Palu III, Senin (1/6/2026).
Imbauan tersebut disampaikan menyusul dimulainya uji coba rekayasa lalu lintas berupa pembukaan sejumlah ruas jalan menjadi dua arah yang sebelumnya menerapkan sistem satu arah.
Kepala Seksi Lingkungan Perhubungan Dishub Palu, Yani Sofyan Tibo, mengatakan masyarakat membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan pola lalu lintas baru.
Baca juga: Mulai Berlaku, Ini Perubahan Jalur Lalu Lintas di Jembatan Palu I dan Jembatan Palu III
Menurutnya, masih banyak pengendara yang belum mengetahui perubahan tersebut karena selama beberapa tahun terakhir terbiasa menggunakan jalur satu arah.
"Masih banyak yang belum tahu terkait ini karena memang sifatnya perubahan pola lalu lintas masyarakat dari sistem satu arah menjadi dua arah. Memang perlu penyesuaian, tapi kami optimistis kondisi seperti ini tidak akan lama apalagi kami bersinergi dengan pihak kepolisian," kata Yani.
Ia meminta pengendara memperhatikan rambu-rambu serta petunjuk arah yang telah dipasang di sejumlah titik agar tidak salah jalur saat melintas.
"Kami berharap masyarakat tentunya tetap mengutamakan keselamatan dan mematuhi peraturan lalu lintas seperti apa yang telah kami pasang agar supaya dipatuhi," ujarnya.
Dalam skema baru tersebut, kawasan Jembatan Palu I kini kembali melayani arus kendaraan dua arah.
Pengendara dari Jalan Pattimura menuju Jalan Gadjah Mada dapat melintas langsung melalui Jalan Sultan Hasanuddin dan Jembatan Palu I.
Namun demikian, sejumlah ruas jalan di sekitar kawasan itu masih diberlakukan satu arah, di antaranya Jalan Dr Wahidin dan Jalan Hasanuddin menuju Jalan Hasanuddin II.
Baca juga: Pemkot Palu Mulai Uji Coba Skema Dua Arah di Jembatan I dan III
Selain itu, Dishub juga membuka kembali dua lajur kendaraan di Jalan Pramuka dari arah Jalan Jenderal Sudirman menuju Jalan Dr Wahidin untuk mendukung kelancaran distribusi arus lalu lintas.
Sementara di kawasan Jembatan Palu III, perubahan arus berlaku mulai dari Jalan Wahid Hasyim hingga Jalan Kimaja yang kini dapat dilalui kendaraan dari dua arah.
Pengendara dari Jl Pangeran Diponegoro juga kini memiliki akses yang lebih dekat menuju Jalan Wahid Hasyim tanpa harus memutar seperti sebelumnya.
Berdasarkan pantauan TribunPalu.com pada hari pertama pelaksanaan, arus kendaraan di kawasan Jembatan Palu I maupun Jembatan Palu III terpantau ramai lancar dan kondusif.
Sejumlah personel Dishub Palu bersama anggota Satlantas Polresta Palu juga disiagakan di beberapa persimpangan untuk membantu mengarahkan pengendara selama masa penyesuaian.
Yani mengatakan pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan rekayasa lalu lintas tersebut.
"Untuk hari pertama ini alhamdulillah kondisinya terlihat landai dan kondusif. Nanti kita akan evaluasi bagaimana ke depannya," katanya.
Baca juga: Transaksi Sabu Terendus Polisi, Pria Dibekuk Saat Menginap di Palu Selatan
Menurut dia, evaluasi akan terus dilakukan, terutama saat aktivitas masyarakat kembali normal setelah masa libur sehingga dapat diketahui efektivitas penerapan skema baru tersebut dalam mengurai kepadatan lalu lintas di pusat Kota Palu. (*)
| Digerebek di Kos Eksklusif Wilayah Palu, Pria RAH Simpan 8 Paket Sabu |
|
|---|
| Panti Pijat di Palu Dikenakan Retribusi Sampah Rp100 Ribu per Bulan |
|
|---|
| Kekurangan 22 Armada, DLH Palu Upayakan Penambahan Kendaraan Pengangkut Sampah |
|
|---|
| Hadianto Bakal Panggil Pihak Perusahaan Tambang Pasca Tinjau Lokasi Banjir di Watusampu dan Buluri |
|
|---|
| Kontingen Satpol PP dan Damkar Kota Palu Bertolak ke Tolitoli Ikuti HUT Tingkat Provinsi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Dishub-Palu-Imbau-Pengendara-Cermati-Rambu.jpg)