Palu Hari Ini
Pasokan Masih Bergantung dari Luar Daerah, Harga Kedelai di Palu Tembus Rp12.500 per Kg
Pemilik pabrik tahu di Kota Palu, Sutran Indah Haryono, mengatakan harga kedelai saat ini berada pada kisaran Rp12.000 hingga Rp12.500 per kilogram.
Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
Ringkasan Berita:
- Harga kedelai di Kota Palu naik dari kisaran Rp11.000-Rp11.500 menjadi Rp12.000-Rp12.500 per kilogram dalam beberapa pekan terakhir.
- Kenaikan harga bahan baku dan kebutuhan operasional membuat keuntungan produsen tahu semakin menipis, meski harga jual produk masih dipertahankan.
- Pelaku usaha berharap harga kedelai segera stabil karena seluruh pasokan masih bergantung pada distribusi dari luar daerah, terutama Surabaya dan Jakarta.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
TRIBUNPALU.COM, PALU – Harga kedelai di Kota Palu mengalami kenaikan dalam beberapa pekan terakhir dan mulai berdampak pada pelaku usaha Tahu dan Tempe.
Ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah membuat harga bahan baku tersebut ikut terpengaruh oleh perkembangan pasar nasional maupun global.
Pemilik pabrik tahu di Kota Palu, Sutran Indah Haryono, mengatakan harga kedelai saat ini berada pada kisaran Rp12.000 hingga Rp12.500 per kilogram.
Angka tersebut naik dibandingkan sebelumnya yang berada di kisaran Rp11.000 hingga Rp11.500 per kilogram.
Baca juga: MTQ XXXI Sulteng di Sigi Digelar 6-12 Juni, Diawali Pawai Ta’aruf dan Malam Ta’aruf
Menurutnya, kenaikan harga kali ini berlangsung lebih lama dibandingkan kondisi normal.
Biasanya harga kedelai hanya mengalami kenaikan sementara sebelum kembali turun dalam waktu singkat.
“Biasanya kalau naik hanya seminggu kemudian turun lagi. Sekarang sudah hampir tiga sampai empat minggu belum ada penurunan,” kata Sutran saat ditemui di pabrik tahunya, Kelurahan Donggala Kodi, Kecamatan Palu Barat, Rabu (3/6/2026).
Ia menjelaskan kenaikan harga mulai dirasakan sejak sebelum Juni dan kembali terjadi setelah Iduladha.
Kondisi tersebut membuat biaya produksi semakin besar karena harga sejumlah kebutuhan penunjang usaha juga ikut meningkat.
Selain kedelai, kenaikan juga terjadi pada bahan kemasan dan berbagai kebutuhan operasional lainnya. Akibatnya, keuntungan yang diperoleh produsen semakin berkurang.
“Semua bahan baku di pasar naik. Harga kantong plastik juga naik. Jadi keuntungan semakin kecil,” ujarnya.
Meski biaya produksi meningkat, para produsen tahu di Kota Palu masih memilih mempertahankan harga jual.
Saat ini satu loyang tahu masih dipasarkan dengan harga sekitar Rp120 ribu.
Baca juga: Harga HP Oppo Juni 2026 Terbaru: Oppo Find N5, Find X9 Pro, dan Oppo Reno 15 Series
Sutran mengaku belum ada kesepakatan di antara para pelaku usaha untuk menaikkan harga produk.
| Ito Lawputra Nahkodai DPC PERADI Kota Palu, Siap Perkuat Pelayanan Hukum |
|
|---|
| Uji Coba Dua Arah Libatkan 50 Personel Gabungan, Dishub Palu Siapkan Rambu Tambahan |
|
|---|
| Warga Sambut Positif Uji Coba Jalur Dua Arah di Jembatan Palu I dan III, Akses Dinilai Lebih Cepat |
|
|---|
| Mulai Berlaku, Ini Perubahan Jalur Lalu Lintas di Jembatan Palu I dan Jembatan Palu III |
|
|---|
| Pemkot Palu Mulai Uji Coba Skema Dua Arah di Jembatan I dan III |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Harga-Kedelai-di-Palu-Tembus-Rp12500-per-Kg.jpg)