Rabu, 10 Juni 2026

Palu Hari Ini

900 Pelaku UMKM di Palu Terima Rompi Identitas Berbarcode, Dukung Digitalisasi Usaha

Penyerahan rompi dilakukan Sekretaris Daerah Palu, Irmayanti Pettalolo, di kawasan Baruga Street Food dan sekitarnya, Senin (8/6/2026).

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Fadhila Amalia
Handover/Handover
PEMBAGIAN ROMPI BARCODE UNTUK UMKM - Pemerintah Kota Palu bersama Bank BTN mulai mendistribusikan rompi identitas berbarcode kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai bagian dari upaya mempercepat digitalisasi sektor usaha di Kota Palu. 
Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Kota Palu bersama Bank BTN membagikan 900 rompi identitas berbarcode kepada pelaku UMKM sebagai tahap awal program digitalisasi usaha.
  • Setiap rompi dilengkapi barcode atau QR Code yang terintegrasi dengan data pelaku UMKM, sehingga masyarakat dapat mengakses informasi usaha sekaligus mempermudah transaksi digital.
  • Pemkot Palu mencatat terdapat sekitar 3.000 pelaku UMKM di kota tersebut. Program ini diharapkan meningkatkan profesionalisme pelaku usaha.

TRIBUNPALU.COM, PALU – Pemerintah Kota Palu bersama Bank BTN mulai mendistribusikan rompi identitas berbarcode kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai bagian dari upaya mempercepat digitalisasi sektor usaha di Kota Palu.

Penyerahan rompi dilakukan Sekretaris Daerah Palu, Irmayanti Pettalolo, di kawasan Baruga Street Food dan sekitarnya, Senin (8/6/2026).

Program tersebut menjadi bentuk kolaborasi antara Pemerintah Kota Palu dan Bank BTN dalam memperkuat identitas pelaku UMKM sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam aktivitas usaha.

Baca juga: DLH Morowali Imbau Toko Ritel Modern Hentikan Penggunaan Kantong Plastik Sekali Pakai

Sekda Kota Palu Irmayanti Pettalolo mengatakan rompi dibagikan bukan sekadar seragam kerja, tetapi juga menjadi identitas resmi bagi pelaku UMKM telah terdata dalam pembinaan pemerintah.

"Melalui rompi ini masyarakat akan lebih mudah mengenali pelaku UMKM resmi dan menjadi bagian dari ekosistem usaha yang dibina oleh Pemerintah Kota Palu," ujarnya.

Baca juga: DLH Morowali Kaji Pengolahan Sampah Jadi Solar, Solusi Kurangi Limbah Bernilai Ekonomi

Ia menjelaskan, setiap rompi telah dilengkapi barcode atau QR Code terhubung dengan data pelaku usaha.

Fitur tersebut memungkinkan masyarakat memperoleh informasi mengenai pelaku UMKM sekaligus memudahkan transaksi secara digital.

Menurut Irmayanti, digitalisasi menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan daya saing UMKM di tengah perkembangan teknologi dan perubahan pola transaksi masyarakat.

Saat ini, jumlah pelaku UMKM di Kota Palu mencapai sekitar 3.000 usaha.

Pada tahap awal, sebanyak 900 rompi identitas didistribusikan kepada pelaku UMKM telah terdata.

Pemerintah Kota Palu berharap program tersebut dapat meningkatkan profesionalisme pelaku usaha, memperluas penggunaan transaksi non-tunai, serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca juga: Zodiak Rabu 10 Juni 2026 untuk Aries, Virgo, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces

Melalui sinergi dengan Bank BTN, Pemkot Palu optimistis pelaku UMKM akan semakin siap memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usahanya dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved