Senin, 15 Juni 2026

Palu Hari Ini

Dinkes Palu: HIV/AIDS Tak Bisa Sembuh, Penderitanya Mengidap Seumur Hidup

Testing dilakukan secara rutin setiap pekan dan hasilnya diakumulasikan setiap bulan sebagai dasar penyusunan data kasus HIV/Aids di Kota Palu.

Tayang:
Editor: Fadhila Amalia
Supriyanto/TribunPalu/Supriyanto
KASUS HIV/AIDS - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palu, Rochmat Jasin saat menjadi narasumber dalam podcast di Cafe Nagaya, Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sabtu (13/6/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Kepala Dinkes Palu menegaskan HIV/AIDS tidak dapat disembuhkan sehingga penderitanya akan mengidap penyakit tersebut seumur hidup.
  • Dinkes Palu melakukan testing HIV secara rutin untuk mendeteksi kasus lebih dini dan memberikan intervensi guna mencegah penularan.
  • Hingga Mei 2026, tercatat 2.024 kasus HIV/AIDS di Kota Palu berdasarkan akumulasi hasil testing sejak 2002.

TRIBUNPALU.COM, PALU – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palu, Rochmat Jasin, menegaskan bahwa HIV/Aids merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan sehingga penderitanya akan hidup dengan infeksi tersebut seumur hidup.

Hal itu disampaikan Rochmat saat menjadi narasumber dalam podcast di Cafe Nagaya, Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sabtu (13/6/2026).

Menurutnya, karena HIV merupakan infeksi yang menetap seumur hidup, Dinkes Palu terus melakukan upaya deteksi dini melalui kegiatan testing agar penderita dapat segera diketahui dan diberikan pendampingan.

Baca juga: HIV/AIDS di Kota Palu Didominasi Usia Produktif, 20 hingga 50 Tahun

"Dan para penderita ini kami lindungi agar penyakit itu tidak menyebar lagi keluar. Karena satu kali terkena maka akan mengidap seumur hidup," kata Rochmat.

Ia menjelaskan, testing dilakukan secara rutin setiap pekan dan hasilnya diakumulasikan setiap bulan sebagai dasar penyusunan data kasus HIV/Aids di Kota Palu.

"Data itu berdasarkan hasil testing. Kami mengumpulkan data dengan testing itu tiap minggu dan diakumulasikan per bulannya," ujarnya.

Menurut Rochmat, upaya tersebut bertujuan menemukan sebanyak mungkin penderita agar dapat dilakukan intervensi sedini mungkin, sekaligus menekan risiko penularan kepada orang lain.

Hingga Mei 2026, Dinkes Palu mencatat sebanyak 2.024 kasus HIV/Aids.

Angka tersebut merupakan akumulasi kasus yang tercatat sejak tahun 2002.

Selain itu, Dinkes Palu juga terus membuka layanan testing HIV secara gratis dan sukarela bagi masyarakat maupun kelompok yang ingin mengetahui status kesehatannya.

Baca juga: Morowali Raih Juara Pawai Taaruf MTQ XXXI Sulteng, Banggai Laut dan Poso di Tiga Besar

Rochmat berharap masyarakat tidak ragu memanfaatkan layanan tersebut sebagai langkah deteksi dini, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan penularan HIV dapat ditekan.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
Live
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
VS
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved