Minggu, 10 Mei 2026

Ramadan 2026

Keutamaan Sedekah Subuh di Bulan Ramadan, Benarkah Bisa Menolak Bala dan Bencana?

Bulan Ramadan menjadi momentum bagi umat Muslim berlomba-lomba memperbanyak amalan, mulai dari puasa, tadarus Al-Qur'an, hingga bersedekah.

Tayang:
Editor: Lisna Ali
The Peninsula Qatar
SEDEKAH SUBUH - Ilustrasi Sedekah. H. Faishal Abdan Syakura, S.M., Lc, memberikan penjelasan mengenai Sedekah subuh melalui tayangan tanya ustaz di kanal YouTube Tribunnews. 

TRIBUNPALU.COM - Bulan Ramadan menjadi momentum bagi umat Muslim berlomba-lomba memperbanyak amalan, mulai dari puasa, tadarus Al-Qur'an, hingga bersedekah.

Salah satu amalan yang kini perbincangan hangat di masyarakat adalah Sedekah subuh.

Sedekah subuh dipahami sebagai pemberian bantuan atau harta tepat setelah memasuki waktu fajar.

Banyak masyarakat meyakini bahwa bersedekah di waktu ini memiliki keutamaan khusus yang tidak dimiliki waktu lainnya.

Secara hukum Islam, sedekah sebenarnya bersifat fleksibel dan dapat dilakukan kapan saja tanpa batasan waktu.

Umat Islam bebas bersedekah baik di waktu pagi, siang, sore, maupun malam hari sesuai kemampuan.

Namun, muncul pertanyaan besar mengenai apakah benar sedekah subuh memiliki derajat lebih tinggi secara syariat.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Sulteng, Minggu 8 Maret 2026, Morowali Hujan Sedang, 8 Wilayah Diguyur Hujan Ringan

Keutamaan Sedekah subuh

H. Faishal Abdan Syakura, S.M., Lc, memberikan penjelasan mengenai Sedekah subuh melalui tayangan tanya ustaz di kanal YouTube Tribunnews.

Faishal menjelaskan beberapa poin penting untuk meluruskan pemahaman masyarakat.

Salah satu hadis yang sering dijadikan dasar anjuran sedekah subuh berbunyi:

بَاكِرُوا بِالصَّدَقَةِ فَإِنَّ الْبَلَاءَ لَا يَتَخَطَّاهَا

“Bersegeralah bersedekah di pagi hari, karena bala atau bencana tidak dapat melampaui sedekah.”

Namun, para ulama menilai hadis tersebut memiliki kualitas yang sangat lemah sehingga tidak dapat dijadikan dalil utama untuk menetapkan keutamaan khusus sedekah di waktu subuh.

Selain itu, terdapat pula hadis riwayat Bukhari dan Muslim yang menyebutkan bahwa setiap hari dua malaikat turun dan berdoa.

Salah satu malaikat memohon kepada Allah agar mengganti harta orang yang bersedekah dengan yang lebih baik, sementara malaikat lainnya berdoa agar orang yang kikir diberi kebinasaan.

Hadis ini sering dianggap sebagai dalil sedekah subuh. 

Faishal menjelaskan padahal, sebenarnya hadis tersebut menjelaskan bahwa doa malaikat dimulai sejak waktu subuh, bukan berarti sedekah hanya dianjurkan pada waktu tersebut.

Baca juga: Safari Ramadan di Soyojaya, Bupati Morowali Utara Berbagi Bingkisan untuk Imam Masjid

Sedekah Bisa Dilakukan Kapan Saja

Menurut penjelasan para ulama, sedekah tidak terbatas pada satu waktu tertentu. 

Selama seseorang memiliki niat untuk berbagi, ia dapat melakukannya kapan saja.

Waktu subuh sendiri berlangsung cukup singkat, yaitu dari terbit fajar hingga matahari terbit. 

Jika seseorang menganggap sedekah subuh sebagai satu-satunya waktu terbaik, dikhawatirkan ia justru menunda sedekah ketika memiliki kesempatan di waktu lain.

Padahal, menunda amal bukanlah hal yang dianjurkan dalam Islam. 

Rasulullah SAW mendorong umatnya untuk segera melakukan kebaikan ketika ada kesempatan.

Dalam sebuah hadis, Nabi SAW bersabda agar umat Islam bersegera melakukan amal saleh sebelum datang berbagai fitnah yang dapat menghalangi seseorang dari berbuat kebaikan.

Karena itu, jika seseorang sudah berniat untuk bersedekah, maka sebaiknya segera dilakukan tanpa menunggu waktu tertentu.

Mengapa Sedekah Pagi Tetap Baik?

Meski tidak memiliki dalil khusus yang menyatakan keutamaan sedekah subuh secara spesifik, banyak ulama menyebutkan bahwa waktu pagi memang penuh keberkahan.

Faishal menjelaskan, memulai hari dengan amal kebaikan dapat menjadi pembuka aktivitas yang baik. 

Selain itu, seseorang biasanya masih memiliki energi dan semangat yang lebih segar di pagi hari.

Dalam beberapa riwayat, waktu pagi, setelah matahari tergelincir, dan sebagian waktu malam disebut sebagai waktu yang baik untuk melakukan amal saleh.

Karena itu, bersedekah di waktu subuh tetap merupakan amalan yang baik, selama tidak diyakini sebagai satu-satunya waktu yang paling utama.

Keutamaan Sedekah di Bulan Ramadan

Jika berbicara tentang waktu yang benar-benar memiliki keutamaan besar dalam bersedekah, maka bulan Ramadan adalah salah satunya.

Dalam banyak hadis disebutkan bahwa Rasulullah SAW adalah orang yang paling dermawan. 

Namun ketika Ramadan tiba, kedermawanan beliau menjadi jauh lebih besar lagi.

Hal ini karena pada bulan Ramadan Nabi SAW sering bertemu dengan Malaikat Jibril untuk mempelajari Al-Qur’an. 

Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa kebaikan Rasulullah pada bulan Ramadan lebih cepat dan luas seperti angin yang berhembus.

Dari sini para ulama menyimpulkan bahwa bersedekah di bulan Ramadan memiliki keutamaan yang sangat besar. 

Pahalanya dilipatgandakan dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya.

Sedekah subuh memang merupakan amalan yang baik dan boleh dilakukan oleh siapa saja. 

Namun, tidak ada dalil kuat yang menyatakan bahwa sedekah pada waktu subuh lebih utama dibandingkan sedekah pada waktu lainnya.

Yang terpenting dalam Islam adalah tidak menunda kebaikan ketika kesempatan sudah ada. 

Jika seseorang memiliki niat untuk bersedekah, maka sebaiknya segera dilakukan.

Sementara itu, yang jelas memiliki keutamaan besar adalah bersedekah di bulan Ramadan. 

Pada bulan penuh berkah ini, setiap amal kebaikan, termasuk sedekah, akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda.(*)

Artikel telah tayang di Tribunnews

Update informasi lainnya di Facebook, Instagram, Tiktok dan WA Channel

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved