Rabu, 20 Mei 2026

Kabar Selebriti

Buntut Viral Cari Loker di LinkedIn, Prilly Latuconsina Minta Maaf, Ungkap Alasan Sebenarnya

Artis Prilly Latuconsina angkat bicara setelah dirinya ramai dihujat akibat mencari Lowongan Kerja di LinkedIn.

Tayang:
Editor: Lisna Ali
Instagram/prillylatuconsina96
Artis Prilly Latuconsina angkat bicara setelah dirinya ramai dihujat akibat mencari Lowongan Kerja di LinkedIn. 

TRIBUNPALU.COM - Artis Prilly Latuconsina angkat bicara setelah dirinya ramai dihujat akibat mencari Lowongan Kerja di LinkedIn.

Prilly dianggap kurang memiliki empati karena memasang status Open to Work di tengah maraknya fenomena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Melalui unggahan di Instagram pribadinya @prillylatuconsina96, Prilly menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang tersinggung.

Ia mengakui bahwa tindakannya itu telah membuat banyak orang tersinggung.

"Hai semuanya, aku paham kalau situasi ini memunculkan banyak reaksi dan emosi. Aku juga mengerti kenapa sebagian dari kalian merasa marah, kecewa, atau enggak nyaman," ujarnya.

Baca juga: PT Vale Bangun TPST, Kelola Sampah Secara Mandiri di Area Operasional

Prilly mengerti mengapa sebagian masyarakat merasa marah, kecewa, bahkan merasa tidak nyaman dengan tindakannya.

Ia menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak memiliki niat untuk bersikap tidak peduli terhadap kondisi ekonomi saat ini.

Prilly juga menyadari bahwa posisi dan pengalaman hidupnya tidak bisa disamakan dengan perjuangan orang lain dalam mencari kerja.

"Aku sadar posisiku dan pengalaman hidupku tidak sama dengan semua orang," ungkap wanita berusia 29 tahun itu.

Ia memahami sepenuhnya mengapa hal tersebut bisa terasa menyakitkan bagi sebagian pihak yang sedang berjuang keras.

Dalam klarifikasinya, Prilly pun membeberkan alasan sebenarnya di balik penggunaan fitur cari kerja tersebut di LinkedIn.

Ia menjelaskan bahwa tujuannya adalah untuk membuka peluang kolaborasi lintas industri yang lebih luas dan profesional.

Prilly merasa perlu keluar dari zona nyaman dan belajar hal baru di bidang yang sebelumnya belum pernah ia jelajahi.

Hal ini berkaitan dengan ambisinya untuk memperluas jejaring profesional di luar industri hiburan yang membesarkan namanya.

"Terkait penggunaan fitur Open to Work, aku ingin menggunakannya sebagai cara untuk membuka peluang kolaborasi lintas industri dan memperluas di jaring profesional terutama di bidang atau ruang yang sebelumnya belum pernah aku coba," jelasnya.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved