Banjir Terjang Sigi
Banjir Bandang di Desa Namo Sigi, 39 Warga Mengungsi, Akses Jalan Terputus
Meski tidak ada korban jiwa, 39 warga terpaksa mengungsi. Mereka terdiri atas 13 balita, enam bayi, empat ibu hamil, dan 16 lanjut usia.
Penulis: Andika Satria Bharata | Editor: Fadhila Amalia
Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Andika Satria Bharata
TRIBUNPALU.COM, SIGI – Sebanyak 39 warga Desa Namo, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, terpaksa mengungsi setelah banjir bandang menerjang wilayah tersebut, Kamis (14/8/2025) malam.
Banjir akibat hujan deras itu mengakibatkan delapan rumah warga rusak berat dan dua rumah lainnya hilang terbawa arus.
Bupati Sigi, Moh Rizal Intjenae mengatakan pihaknya telah memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk segera membuka akses jalan poros Palu-Kulawi yang terputus akibat banjir.
Baca juga: Bupati Sigi Tinjau Langsung Lokasi Banjir di Desa Namo, Akses Jalan Poros Terputus
“Saya sudah perintahkan Dinas PU dan BPBD untuk segera melakukan penanganan banjir di Desa Namo, termasuk membuka akses jalan yang terputus di ruas jalan poros Palu-Kulawi,” kata Rizal di Dolo, Jumat (15/8/2025).
Menurut dia, hujan dengan intensitas tinggi sejak Kamis sore menyebabkan air sungai meluap ke permukiman warga dan menutup jalan poros Palu-Kulawi.
Saat ini alat berat sudah mulai membersihkan material banjir di ruas jalan tersebut.
Kepala Desa Namo, Nujum, menjelaskan banjir bandang terjadi pada Kamis malam akibat hujan deras yang mengguyur wilayah setempat.
Berdasarkan data sementara BPBD Sulawesi Tengah, sebanyak 10 rumah warga terdampak, terdiri dari delapan unit rusak berat dan dua lainnya hanyut.
Baca juga: Gladi Bersih Paskibraka Parigi Moutong Sulteng, Penentu Formasi Final Jelang HUT ke-80 RI
Meski tidak ada korban jiwa, 39 warga terpaksa mengungsi. Mereka terdiri atas 13 balita, enam bayi, empat ibu hamil, dan 16 lanjut usia.
Hingga Jumat, jalan poros Palu-Kulawi di Desa Namo masih belum bisa dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat.
Adapun kebutuhan mendesak warga saat ini meliputi tenda terpal, tikar, selimut, makanan siap saji, beras, kompor gas, perlengkapan bayi dan ibu hamil, serta obat-obatan.
Dampak banjir bandang di Sigi:
Penyebab Utama
Curah Hujan Tinggi: Ini adalah pemicu utama. Hujan deras yang mengguyur wilayah pegunungan dan hulu sungai menyebabkan debit air meningkat drastis.
Kabupaten Sigi
Sulawesi Tengah
Desa Namo
Kecamatan Kulawi
Banjir
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
BPBD
Mohamad Rizal Intjenae
Rizal
Nujum
TribunBreakingNews
| Polri dan TNI Gerak Cepat Tangani Banjir di Desa Namo Sigi |
|
|---|
| Banjir Bandang Desa Namo Sigi: BPBD Sulteng Pastikan Kondisi Mulai Kondusif |
|
|---|
| Bupati Sigi Tinjau Langsung Lokasi Banjir di Desa Namo, Akses Jalan Poros Terputus |
|
|---|
| Delapan Rumah Terdampak Banjir Bandang di Kulawi Sigi Sulteng |
|
|---|
| BREAKINGNEWS: Banjir Bandang Terjang Desa Namo Sigi, Dua Rumah Warga Diterjang Arus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Sebanyak-39-warga-Desa-Namo-Kecamatan-Kulawi-Kabupaten-Sigi-Sulawesi-Tengah.jpg)