Sabtu, 9 Mei 2026

Banggai Hari Ini

Pedagang Bendera di Banggai Sebut Penjualan 2025 Sepi

Iman dan tiga temannya berjualan bendera di Jl Imam Bonjol, Kelurahan Bungin, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah

Tayang:
Penulis: Alisan | Editor: Regina Goldie
ALISAN/TRIBUNPALU.COM
Pedagang bendera di Jl Imam Bonjol, Kelurahan Bungin, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Sabtu (16/82025). (Alisan/TribunPalu.com) 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alisan Lasande

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Pedagang bendera di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah mengakui omzet tahun 2025 berkurang. 

Pedagang bendera di Luwuk, Iman (33), mengatakan, awal berdagang hingga Sabtu (16/82025) sore, hanya menghasilkan sekitar Rp13 juta.

"Kalau sebelumnya bisa sampai Rp20 jutaan," katanya.

Iman dan tiga temannya berjualan bendera di Jl Imam Bonjol, Kelurahan Bungin, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Imam kebingungan omzet tahun 2025 jelang hari kemerdekaan.

"Mungkin ada kebutuhan lain seperti bahan pokok," ujar pedagang asal Bandung ini.

Baca juga: Polairud Bagikan Bendera Merah Putih kepada Nelayan di Banggai Laut Jelang HUT RI ke-80

Toni (35), pedagang bendera di Jl Ahmad Yani bernasib serupa.

Pembeli bendera jelang 17 Agustus 2025 cukup sepi. 

"Lemah tahun ini dibandingkan kemarin," katanya. 

Toni mengakui, setelah pengumuman tentang pengibaran bendera, tetap tak ramai.

"Masih banyak stok," jelasnya.

Baca juga: Pemuda GKST Gelar Napak Tilas 38 KM Bada–Rampi untuk Peringati HUT RI ke 80

Toni memaparkan, tahun ini hanya mendapatkan sekitar Rp10 juta. 

"Tidak menutupi modal," tuturnya.

Di sisi lain, ia harus mengeluarkan ongkos transportasi dari Jakarta ke Palu, lalu ke Kabupaten Banggai

"Jakarta ke sini naik pesawat," ucapnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved