Selasa, 28 April 2026

Poso Hari Ini

Polres Poso Amankan Wanita Muda Miliki 25 Paket Diduga Sabu

Selain itu, turut diamankan 1 unit handphone serta 1 lembar tisu warna putih.

Penulis: Supriyanto | Editor: Regina Goldie
HANDOVER
Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Poso yang dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polres Poso IPTU Herfian bersama KBO Narkoba Polres Poso IPDA Risman A.M. dan Tim Opsnal berhasil mengamankan seorang perempuan berinisial SF (20) tanggal 15 Agustus 2025.  

Dalam jangka pendek, pengguna bisa merasa sangat berenergi, percaya diri berlebihan, dan terjaga berjam-jam tanpa lelah. Tapi efek itu menipu. Setelahnya, pengguna akan mengalami kelelahan ekstrem, depresi, bahkan halusinasi.

Jika dipakai terus-menerus, sabu menghancurkan sistem saraf pusat.

Pengguna jangka panjang bisa mengalami gangguan kejiwaan seperti paranoia, delusi, gangguan tidur, bahkan psikosis—kondisi di mana mereka tak bisa membedakan antara kenyataan dan halusinasi.

Otak mereka bisa mengalami kerusakan permanen, dan butuh waktu sangat lama untuk pulih, jika masih bisa.

Organ tubuh juga ikut terdampak. Hati, ginjal, dan jantung bekerja keras karena tekanan sabu, dan akhirnya bisa rusak.

Mulut kering parah, gigi rusak, kulit penuh luka karena sering digaruk akibat rasa geli berlebihan, adalah gejala fisik lain yang sering terlihat pada pecandu sabu.

Dari sisi sosial, sabu bisa menghancurkan kehidupan pribadi seseorang.

Pengguna bisa kehilangan pekerjaan, hubungan keluarga, pendidikan, bahkan kebebasannya jika terjerat hukum.

Banyak kasus kriminal, kekerasan, dan kecelakaan dipicu oleh pengaruh sabu.

Karena efek candunya yang sangat kuat, pengguna sabu seringkali sulit berhenti sendiri. Rehabilitasi medis dan psikologis menjadi sangat penting dalam proses pemulihan. (*)

 

 

 

Halaman 2/2
Tags
Poso
sabu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved