Poso Hari Ini
Polres Poso Amankan Wanita Muda Miliki 25 Paket Diduga Sabu
Selain itu, turut diamankan 1 unit handphone serta 1 lembar tisu warna putih.
Penulis: Supriyanto | Editor: Regina Goldie
Dalam jangka pendek, pengguna bisa merasa sangat berenergi, percaya diri berlebihan, dan terjaga berjam-jam tanpa lelah. Tapi efek itu menipu. Setelahnya, pengguna akan mengalami kelelahan ekstrem, depresi, bahkan halusinasi.
Jika dipakai terus-menerus, sabu menghancurkan sistem saraf pusat.
Pengguna jangka panjang bisa mengalami gangguan kejiwaan seperti paranoia, delusi, gangguan tidur, bahkan psikosis—kondisi di mana mereka tak bisa membedakan antara kenyataan dan halusinasi.
Otak mereka bisa mengalami kerusakan permanen, dan butuh waktu sangat lama untuk pulih, jika masih bisa.
Organ tubuh juga ikut terdampak. Hati, ginjal, dan jantung bekerja keras karena tekanan sabu, dan akhirnya bisa rusak.
Mulut kering parah, gigi rusak, kulit penuh luka karena sering digaruk akibat rasa geli berlebihan, adalah gejala fisik lain yang sering terlihat pada pecandu sabu.
Dari sisi sosial, sabu bisa menghancurkan kehidupan pribadi seseorang.
Pengguna bisa kehilangan pekerjaan, hubungan keluarga, pendidikan, bahkan kebebasannya jika terjerat hukum.
Banyak kasus kriminal, kekerasan, dan kecelakaan dipicu oleh pengaruh sabu.
Karena efek candunya yang sangat kuat, pengguna sabu seringkali sulit berhenti sendiri. Rehabilitasi medis dan psikologis menjadi sangat penting dalam proses pemulihan. (*)
| Bupati Poso Apresiasi Sinergi Kejaksaan Tinggi dan Pemerintah Daerah Sulteng |
|
|---|
| Warga Desa Malei Hearing Ke DPRD Poso Soal Kasus Ilegal Logging, Desak RDP Bersama OPD |
|
|---|
| Reforma Agraria di Poso, 1.500 Hektare Lahan HGU Disiapkan untuk Masyarakat |
|
|---|
| Farmed Field Day Poso, Inovasi Pertanian untuk Produktivitas dan Kesejahteraan Petani |
|
|---|
| Peningkatan SDM Digital, Bupati Poso Dukung Bimtek Informasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/1000214846jpg.jpg)