Kamis, 16 April 2026

Buol Hari Ini

26.779 Warga Buol Terima Kartu Keluarga Sejahtera, Ini Rinciannya

Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Dinas Sosial, insan pers, dan warga penerima manfaat.

Editor: Regina Goldie
HANDOVER
Pemerintah Kabupaten Buol bersama Kementerian Sosial RI menyalurkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau yang dikenal sebagai Kartu Merah Putih bagi keluarga penerima manfaat (KPM), di halaman Kantor Dinas Sosial Kabupaten Buol. 

TRIBUNPALU.COM - Pemerintah Kabupaten Buol bersama Kementerian Sosial RI menyalurkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau yang dikenal sebagai Kartu Merah Putih bagi keluarga penerima manfaat (KPM), di halaman Kantor Dinas Sosial Kabupaten Buol.

Acara penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Buol, Dadang, didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buol, Asmayudin Gontjing, serta perwakilan Bank Mandiri.

Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Dinas Sosial, insan pers, dan warga penerima manfaat.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Sosial Asmayudin Gontjing menjelaskan, tahun 2025 terdapat 26.779 keluarga penerima manfaat di Kabupaten Buol yang terbagi dalam 10.597 penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan 15.482 penerima bantuan sembako.

Baca juga: Bupati Sigi Hadiri Penandatanganan SKB Lintas Kementerian, Dorong Transformasi Pelayanan Publik

“Dana ini ditransfer langsung ke rekening masing-masing penerima melalui Bank Mandiri, sehingga tidak ada peluang untuk dipotong atau diselewengkan,” tegas Asmayudin.

Besaran bantuan yang diterima KPM bervariasi, antara lain Rp225.000 per tahap untuk murid SD, Rp395.000 untuk SMP, Rp500.000 untuk SMA, serta Rp600.000 untuk ibu hamil dan lansia.

Namun demikian, pada sambutan yang disampaikan oleh Sekda, berdasarkan laporan dari Kementerian Sosial, ada penerima yang harus dikeluarkan dari program karena terbukti melakukan judi online atau termasuk dalam keluarga ASN.

Sekda Buol Dadang Hanggi dalam sambutannya menegaskan bahwa program ini merupakan bukti nyata kehadiran pemerintah dalam melindungi masyarakat miskin.

Ia menekankan pentingnya tanggung jawab penerima dalam memanfaatkan bantuan dengan tepat.

Baca juga: Bupati Sigi Kobarkan Semangat Olahraga Rakyat Lewat Pelantikan KORMI 2025–2029

Selain KKS dan PKH, pemerintah daerah juga melaksanakan program pangan murah bekerja sama dengan Bulog, yang menyalurkan beras, minyak goreng, dan gula dengan harga terjangkau ke seluruh kecamatan sebagai upaya menekan inflasi.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan KKS secara simbolis kepada sejumlah keluarga penerima manfaat.

Dengan penyaluran bantuan sosial ini, diharapkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Buol dapat semakin meningkat dan angka kemiskinan terus menurun. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved