Morowali Hari Ini
Pemda Morowali Siapkan Rp15 Miliar untuk Bansos Pancaroba 2026, Sasar Ribuan Nelayan
Program ini ditujukan bagi para nelayan yang terdampak cuaca ekstrem selama musim pancaroba, yang biasanya terjadi antara Juli hingga September.
Penulis: Ismet Togean 20 | Editor: Fadhila Amalia
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Ismet
TRIBUNPALU.COM, MOROWALI – Pemerintah Kabupaten Morowali menyiapkan anggaran sebesar Rp15 Miliar untuk melanjutkan program Bantuan Sosial (Bansos) Pancaroba pada tahun 2026.
Program ini ditujukan bagi para nelayan yang terdampak cuaca ekstrem selama musim pancaroba, yang biasanya terjadi antara Juli hingga September.
Kepala Dinas Sosial Morowali, Arifin Lakane, menyampaikan hal tersebut melalui akun TikTok resmi Bupati Morowali, @iksanbaharudin_, yang menampilkan pernyataan langsung dari Kadis Sosial terkait kesiapan program bansos tahun depan.
Baca juga: Prediksi Skor Dewa United vs Persebaya Surabaya: Duel Sarat Gengsi, Siapa Melaju ke Peringkat 2 ?
“Nominal pasti per orang masih menunggu surat keputusan bupati. Namun estimasinya di atas Rp1 juta per penerima selama tiga bulan. Yang jelas, anggaran Rp15 miliar sudah siap di DPA tahun 2026,” jelas Arifin.
Program ini dirancang untuk menjangkau lebih dari 5.000 nelayan di wilayah pesisir Morowali yang selama musim pancaroba kesulitan melaut akibat gelombang tinggi dan cuaca ekstrem, yang berdampak langsung pada penghasilan mereka.
Baca juga: Prediksi Skor Semen Padang vs Bali United Jumat Sore: Tuan Rumah Bisa Curi Poin?
Untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas, bantuan akan disalurkan secara non-tunai melalui kerja sama dengan bank mitra.
“Kami ingin program ini tepat sasaran dan tidak menimbulkan masalah administrasi. Dengan sistem non-tunai, penerima bisa mencairkan bantuan melalui ATM atau layanan bank terdekat,” terang Arifin.
Langkah ini diambil untuk menghindari penyalahgunaan dan memastikan bahwa dana diterima langsung oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Arifin menambahkan, Bansos Pancaroba merupakan bagian dari inisiatif Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, dalam memberikan perlindungan sosial kepada kelompok rentan, khususnya nelayan.
“Program ini adalah salah satu bentuk keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat pesisir, agar mereka tetap bisa bertahan saat tidak bisa melaut,” pungkasnya.
Baca juga: Pasien Gagal Ginjal Meninggal dalam Perjalanan Pulang, Jenazah Dipikul 4 Km Menuju Dusun Sija
Dengan keberlanjutan program ini di tahun 2026, Pemda Morowali berharap mampu menjaga ketahanan ekonomi keluarga nelayan dan menciptakan rasa aman di tengah ketidakpastian musim.
Dampak Cuaca Ekstrem saat Pancaroba
Masa pancaroba adalah periode yang paling rawan terjadi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi.
Morowali, dengan kerentanan geografis dan lingkungan tertentu, perlu mewaspadai dampak berikut:
bantuan sosial (bansos)
Pancaroba
Sulawesi Tengah
Morowali
Arifin Lakane
cuaca ekstrem
Dinas Sosial Morowali
TribunBreakingNews
| Bupati Morowali Dorong Kepala Desa Tingkatkan Akuntabilitas Dana CSR |
|
|---|
| Bupati Morowali Ingatkan Kades Jangan Main-Main Kelola Anggaran Desa |
|
|---|
| Kejaksaan Dilibatkan dalam Pengawasan Keuangan Desa Morowali |
|
|---|
| Wakil Bupati Morowali Ingatkan PJ Kepala Desa Fokus Layani Masyarakat |
|
|---|
| Empat Pj Kepala Desa di Morowali Resmi Dilantik, Ini Daftar Namanya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Pemda-Morowali-Siapkan-Rp15-Miliar-untuk-Bansos-Pancaroba-2026-Sasar-Ribuan-Nelayan.jpg)