Tolitoli Hari Ini
HUT Partai Golkar, Jemi Yusuf Berbagi Paket Sembako di Baolan Tolitoli
HUT ke-61 Partai Golkar menjadi refleksi perjalanan panjang partai beringin dalam memperjuangkan aspirasi rakyat.
Penulis: Citizen Reporter | Editor: mahyuddin
TRIBUNPALU.COM, TOLITOLI - Ketua Fraksi Golkar DPRD Tolitoli Jemi Yusuf membagikan paket sembako di momentum HUT Partai Golkar.
Paket tersebut dibagikan anggota dewan dari Dapil 1 itu di Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli.
Dalam keterangan resminya kepada TribunPalu.com, Selasa (21/10/2025), Jemi Yusuf menilai, peringatan HUT ke-61 Partai Golkar menjadi refleksi perjalanan panjang partai beringin dalam memperjuangkan aspirasi rakyat dan menjaga stabilitas pembangunan bangsa.
"Di usia yang semakin matang ini, Partai Golkar diharapkan terus memperkuat pengabdian para kadernya agar selalu selaras dengan keinginan masyarakat dan rakyat Indonesia, baik di pusat maupun di daerah," ucap Jemi Yusuf.
"Semangat kebersamaan, kerja nyata, dan pengabdian tanpa henti menjadi ruh perjuangan yang senantiasa dipegang teguh oleh seluruh kader Partai Golkar di Kabupaten Tolitoli."
Baca juga: Relokasi TPA Kabinuang Tolitoli Pakai APBD Rp 5 M, Legislator Golkar Tolitoli: Jangan Asal Jalan
Diketahui, Partai Golkar muncul dari gagasan integralistik-kolektivitis yang diajukan tiga tokoh, yaitu Soekarno, Soepomo, dan Ki Hadjar Dewantara sejak tahun 1940.
Gagasan itu terwujud dalam konsep Golongan Fungsional.
Pada tahun 1957, organisasi Golkar mulai terbentuk sebagai alternatif sistem multi-partai, terdiri dari golongan-golongan fungsional dengan tujuan membangun organisasi masyarakat (ormas).
Sekber Golkar didirikan secara resmi pada tanggal 20 Oktober 1964.
Pendirian itu dipelopori militer, khususnya perwira Angkatan Darat, termasuk Soeharto dan Suhardiman.
Tujuannya sebagai wadah untuk menghimpun berpuluh-puluh organisasi fungsional (pemuda, wanita, sarjana, buruh, tani, dll) yang tidak berada di bawah pengaruh politik tertentu, terutama dalam menghadapi rongrongan PKI dan ormasnya.
Sekber Golkar kemudian berkembang pesat, menghimpun organisasi-organisasi yang dikelompokkan ke dalam 7 Kelompok Induk Organisasi (KINO), seperti KOSGORO, SOKSI, dan MKGR.
Sejak Pemilu tahun 1971, Golkar ikut serta sebagai kontestan pemilihan umum dan selalu menjadi kekuatan politik dominan.
Di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto, yang juga berperan sebagai Ketua Dewan Pembina, Golkar selalu memenangkan mayoritas suara dalam setiap Pemilu (1971, 1977, 1982, 1987, 1992, dan 1997), menjadikannya partai yang berkuasa selama era Orde Baru.
Selama periode ini, Golkar belum secara resmi berstatus sebagai partai politik, melainkan sebagai wadah Golongan Karya.
Baca juga: BREAKINGNEWS: Mahasiswa Untika Luwuk Demo di DPRD Banggai, Soroti Pemerintahan Prabowo-Gibran
| Legislator Golkar Tolitoli Desak Pemkab Revitalisasi Balai Benih dan Kebijakan Perbenihan |
|
|---|
| Operasi SAR Tolitoli Berhasil Selamatkan Nelayan Mati Mesin di Perairan Pulau Lutungan |
|
|---|
| Potret Pendidikan di Dadakitan Tolitoli: Ayah Gendong Anak Lintasi Arus Sungai |
|
|---|
| Bertaruh Nyawa demi Sekolah, Nestapa Jembatan Limpas Batunobota Tolitoli yang Terlupakan |
|
|---|
| Harga Cengkih di Tolitoli Sulteng Capai Rp 115 Ribu Per Kg |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/HUT-Golkar-di-Tolitoli-2025.jpg)