Sabtu, 25 April 2026

Sulteng Hari Ini

Sulteng Jadi Lokasi Studi KPK, Sulsel Pelajari Pengelolaan Infrastruktur Multi Years

Inspektur Inspektorat Pemprov Sulsel, Marwan Mansyur, menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemprov Sulteng.

Editor: Fadhila Amalia
BIRO ADMINISTRASI PIMPINAN/Tidak Ada
PELAJARI PENGELOLAAN PROYEK - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menjadi lokasi studi bagi Pemerintah Sulawesi Selatan untuk mempelajari pengelolaan proyek infrastruktur melalui skema multi years. 

TRIBUNPALU.COM, PALU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menjadi lokasi studi bagi Pemerintah Sulawesi Selatan untuk mempelajari pengelolaan proyek infrastruktur melalui skema multi years (tahun jamak).

Kunjungan benchmarking ini berlangsung di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulteng, Kamis (27/11/2025).

Rombongan Sulsel diterima Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Sulteng, Fahrudin Yambas, didampingi sejumlah pimpinan perangkat daerah, termasuk Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang, Kepala Dinas Cipta Karya dan SDA, serta pejabat teknis lainnya.

Baca juga: Proyek Masjid Raya Baitul Khairaat Jadi Contoh Keberhasilan Proyek Multi Years Sulteng

Fahrudin menyampaikan bahwa Sulteng menjadi salah satu daerah yang direkomendasikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena keberhasilannya menuntaskan sejumlah proyek strategis melalui skema multi years.

Salah satunya adalah pembangunan Masjid Raya Baitul Khairaat di Jl Datu Pamusu, Kelurahan Kamonji, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, sebelumnya hancur akibat gempa 7,7 SR pada September 2018.

“Proyek ini melalui proses panjang sejak sayembara desain 2020, penyusunan DED 2021, hingga konstruksi 2023–2025, melibatkan berbagai pihak termasuk Kejaksaan, Polda Sulteng, dan akademisi Universitas Tadulako,” jelas Fahrudin.

Masjid ini kini mampu menampung sekitar 10.000 jamaah, dengan Salat Jumat perdana dijadwalkan pada 28 November 2025 dan peresmian resmi pada 4 Desember 2025.

Baca juga: Film Legenda Kelam Maling Kundang Sudah Tayang di Bioskop, Ini Sinopsis Filmnya

Sementara itu, Inspektur Inspektorat Pemprov Sulsel, Marwan Mansyur, menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemprov Sulteng.

Ia menjelaskan Sulawesi Selatan tengah merancang paket pekerjaan multi years senilai Rp 3,7 triliun, mencakup pembangunan jalan, irigasi, dan rumah sakit regional.

“Kami mendapat arahan dari KPK agar mempelajari praktik terbaik pelaksanaan proyek multi years di Sulteng sebagai referensi bagi Sulawesi Selatan. Kami berharap koordinasi ini bisa berlanjut sehingga pengalaman Sulteng bisa diterapkan di daerah kami,” ujar Marwan.

Kunjungan diakhiri dengan sesi pemaparan teknis dan diskusi mengenai manajemen risiko, mekanisme pengadaan, administrasi, dan koordinasi antarinstansi dalam proyek infrastruktur strategis.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved