Selasa, 19 Mei 2026

Berani Pelita Hati

Pemkab Donggala Dukung Penuh Program Berani Pelita Hati untuk Percepat Penurunan Stunting

Pemkab Donggala akan melaksanakan program Berani Pelita Hati di Desa Nupabomba, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Misna Jayanti | Editor: Fadhila Amalia
Misna/TribunPalu/Misna Jayanti
PROGRAM BERANI PELITA HATI - Pemerintah Kabupaten Donggala mendukung penuh Program Berani Pelita Hati dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bertujuan mempercepat penurunan stunting.  

Laporan Wartawan TribunPalu, Misna Jayanti

TRIBUNPALU.COM, DONGGALA - Pemerintah Kabupaten Donggala mendukung penuh Program Berani Pelita Hati dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bertujuan mempercepat penurunan stunting. 

Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Donggala, Taufik M Burhat saat membuka rapat evaluasi pelaksanaan pencegahan dan percepatan penurunan stunting 2025 dan perencanaan konvergensi tahun 2026 di Ruang Kasiromu, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Senin (8/12/2025).

Baca juga: Harga HP Realme Desember 2025:realme GT7,realme C53, realme C85 Pro, realme 15 Pro, realme P3 Ultra

Program tersebut tertuang dalam surat Wakil Gubernur Sulawesi Tengah bertanggal 2 Desember 2025.

"Pemkab Donggala mendukung penuh program tersebut sebagai upaya nyata mempercepat penurunan stunting," ujarnya. 

Pemkab Donggala akan melaksanakan Program Berani Pelita Hati di Desa Nupabomba, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala.

Program itu nantinya diselenggarakan dengan pendekatan kolaboratif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan intervensi menjangkau masyarakat secara efektif.

Baca juga: Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Atletico Madrid: Siapa Amankan Tiket ke Babak Selanjutnya?

Wakil Bupati Donggala, Taufik M Burhan, mengimbau pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TP-PKK, kader posyandu, TPK, serta berbagai pihak terkait untuk bersama-sama mensukseskan program tersebut.

Ia menyebut program ini menjadi langkah nyata Pemprov Sulteng dalam meningkatkan kualitas tumbuh kembang balita menuju generasi emas Sulawesi Tengah.

Taufik M Burhan menegaskan bahwa upaya penurunan stunting harus dilakukan secara terpadu dan menyentuh langsung masyarakat di tingkat terbawah. 

Baca juga: Kerusakan Mangrove Parimo Sebabkan Hilangnya Ikan Nike, Peringatkan Ancaman Ekosistem Laut

"Kolaborasi menjadi kunci utama untuk mencapai target percepatan penurunan stunting," ungkap Taufik. (*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved