Kamis, 21 Mei 2026

Sulteng Hari Ini

Wakapolda Sulteng Tekankan Pentingnya Sinergi Lintas Sektor Hadapi Bencana

Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulawesi Tengah, Brigjen Pol Helmy Kwarta Kusuma Putra Rauf, menegaskan pentingnya penguatan sinergi

Tayang:
Penulis: Zulfadli | Editor: Lisna Ali
TribunPalu/Zulfadli
Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulawesi Tengah, Brigjen Pol Helmy Kwarta Kusuma Putra Rauf, menegaskan pentingnya penguatan sinergi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana alam maupun dinamika sosial di Sulawesi Tengah. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulawesi Tengah, Brigjen Pol Helmy Kwarta Kusuma Putra Rauf, menegaskan pentingnya penguatan sinergi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana alam maupun dinamika sosial di Sulawesi Tengah.

Penegasan itu disampaikan Helmy saat membuka kegiatan simulasi penanggulangan bencana dan pelayanan aksi unjuk rasa yang digelar Polda Sulteng di Sirkuit Panggona, Kota Palu, Kamis (11/12/2025).

Dalam sambutannya, Helmy menyoroti karakteristik geografis dan sosial Sulawesi Tengah yang memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi. 

Menurutnya, kondisi tersebut menuntut seluruh unsur, baik aparat keamanan, lembaga pemerintah, maupun instansi pendukung, untuk membangun kolaborasi yang solid.

“Sinergitas seluruh stakeholder mutlak diperlukan. Mulai dari deteksi dini, pemetaan wilayah rawan bencana, sampai koordinasi saat terjadi situasi darurat,” kata Helmy.

Baca juga: Polda Sulteng Libatkan 597 Personel Uji Kesiapsiagaan Bencana di Sirkuit Panggona Palu

Ia menekankan bahwa kesiapsiagaan tidak hanya bergantung pada kekuatan personel, tetapi juga pada kemampuan operasional dan kesiapan sarana prasarana pendukung. 

Oleh sebab itu, Helmy meminta agar kegiatan simulasi tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi benar-benar menjadi ruang evaluasi bersama.

“Kegiatan seperti ini harus dimanfaatkan untuk mengukur sejauh mana kesiapan kita. Apakah SOP sudah berjalan baik, apakah peralatan memadai, dan bagaimana respons petugas di lapangan,” ujarnya.

Helmy juga meminta seluruh peserta simulasi agar mengikuti seluruh tahapan latihan dengan serius dan disiplin. 

Ia menegaskan pentingnya menjadikan hasil simulasi sebagai rujukan dalam penyempurnaan standar operasional penanganan bencana maupun konflik sosial.

Baca juga: Dishub Sulteng Target Zero Kecelakaan Lewat Program Mudik Gratis

Di hadapan perwakilan TNI, BPBD, Basarnas, Damkar, dan unsur pemerintah daerah yang hadir, Helmy kembali mengingatkan bahwa negara harus hadir dalam setiap penanganan bencana, termasuk dalam distribusi logistik dan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak.

“Stabilitas sosial hanya bisa terjaga jika seluruh unsur bekerja terpadu dan masyarakat merasakan kehadiran negara,” tutupnya.

Simulasi penanggulangan bencana tersebut menjadi bagian dari upaya Polda Sulteng memperkuat kesiapsiagaan regional dalam menghadapi situasi darurat.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved