Sabtu, 11 April 2026

Morowali Hari Ini

Dinas PMD-P3A Morowali Tangani 30 Kekerasan Perempuan dan Anak Sepanjang 2025

Puluhan kasus tersebut berasal dari berbagai kecamatan dan desa yang tersebar di wilayah Kabupaten Morowali.

Penulis: Ismet Togean 20 | Editor: mahyuddin
Ismet/TribunPalu/Ismet Togean 20
KEKERASAN PEREMPUAN - Kepala Dinas PMD-P3A Morowali, Abdul Malik Hafid, saat ditemui Tribunpalu.com, di gedung serbaguna Ahmad Hadie, Kelurahan Matano, Kecamatan Bungku Tengah, Selasa (16/12/2025). 

Laporan Wartawam Tribunpalu.com, Ismet 

TRIBUNPALU.COM, MOROWALI – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa serta Perlindungan Perempuan dan Anak (PMD-P3A) Kabupaten Morowali mencatat 30 kasus kekerasan perempuan dan anak sepanjang tahun 2025.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas PMD-P3A Morowali, Abdul Malik Hafid, saat ditemui Tribunpalu.com, di gedung serbaguna Ahmad Hadie, kelurahan Matano, Kecamatan Bungku Tengah, Selasa (16/12/2025).

“Di Dinas PMD-P3A, selama tahun 2025 sampai bulan Desember ini sudah ada 30 kasus yang masuk ke kami,” kata Abdul Malik Hafid.

Ia menjelaskan, puluhan kasus tersebut berasal dari berbagai kecamatan dan desa yang tersebar di wilayah Kabupaten Morowali.

Baca juga: Beraksi Dini Hari, Pria 61 Tahun di Luwuk Selatan Banggai Cabuli 2 Cucunya

Dalam proses penanganannya, Dinas PMD-P3A Morowali tidak hanya menunggu laporan resmi dari masyarakat, tetapi melakukan pendekatan jemput bola.

“Kami jemput bola, ada informasi yang kami terima dari kecamatan dan desa,” tutur Abdul Malik.

Menurut Abdul Malik Hafid, langkah tersebut dilakukan agar setiap kasus dapat segera ditangani secara cepat dan tepat, sehingga korban memperoleh pendampingan serta perlindungan yang layak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, Dinas PMD-P3A Morowali memperkuat koordinasi lintassektor dengan pemerintah kecamatan dan desa sebagai upaya pencegahan agar kasus serupa tidak kembali terjadi.

Dinas PMD-P3A juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dan anak, sekaligus mendorong kesadaran masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap bentuk kekerasan yang terjadi di lingkungan sekitar.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved