Rabu, 29 April 2026

Sigi Hari Ini

Disdikbud Sigi Percepat Digitalisasi Pendidikan hingga Pelosok Daerah

Namun demikian, program tersebut tetap menjadi prioritas nasional yang harus disinergikan hingga ke daerah.

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Andika Satria Bharata 

TRIBUNPALU.COM, SIGI - Pemerintah Kabupaten Sigi terus mempercepat program digitalisasi pendidikan guna memastikan pemerataan kualitas pembelajaran hingga ke wilayah terpencil dan daerah blank spot.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sigi, Hajar Modjo dalam Diskusi Eksklusif tribunpalu.com Mo Tesa Tesa yang berlangsung di Kantor Dinas Kominfo Kabupaten Sigi, Kamis (18/12/2025).

Hajar mengakui, digitalisasi pendidikan menjadi tantangan besar bagi Kabupaten Sigi yang memiliki banyak wilayah dengan keterbatasan jaringan internet.

Namun demikian, program tersebut tetap menjadi prioritas nasional yang harus disinergikan hingga ke daerah.

“Digitalisasi ini merupakan perhatian serius pemerintah pusat, termasuk Bapak Presiden. Kementerian juga telah mengidentifikasi satuan pendidikan yang berada di wilayah blank spot,” katanya menekankan pentingnya digitalisasi.

Ia merinci, hingga saat ini seluruh 69 SMP di Kabupaten Sigi telah menerima panel interaktif digital, sementara 269 SD juga telah dilengkapi papan interaktif digital.

Baca juga: Kepala Disdikbud Sigi Fokus Tuntaskan 6.048 Anak Tidak Sekolah di 2025

Untuk jenjang TK dan PAUD, sebanyak 69 satuan pendidikan telah menerima perangkat serupa.

“Insya Allah sampai akhir tahun ini, seluruh TK dan PAUD yang jumlahnya lebih dari 200 akan mendapatkan fasilitas panel interaktif digital,” ungkap Hajar, mengemukakan progres digitalisasi.

Selain penyediaan sarana, Disdikbud Sigi juga memastikan pemanfaatan perangkat tersebut berjalan optimal. Tim dari kementerian bahkan telah melakukan monitoring dan evaluasi terkait fungsi serta efektivitas penggunaan papan interaktif digital di sekolah-sekolah.

Menurut Hajar, digitalisasi pendidikan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga bagian dari upaya pemerataan kualitas pendidikan agar anak-anak di pelosok Sigi mendapatkan akses pembelajaran yang setara dengan wilayah perkotaan.

“Kualitas pendidikan harus tersebar merata, bukan hanya dinikmati oleh sekolah-sekolah di pusat kota,” pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved