Sulteng Hari Ini
Dinkes Sulteng Catat 28 Kasus Kematian HIV/AIDS pada Januari–Mei 2025
Hingga periode Januari–Mei 2025, tercatat 28 kasus kematian, lebih rendah dibandingkan 2024 mencapai 73 kasus.
TRIBUNPALU.COM, PALU – Dinas Kesehatan Sulteng mencatat penurunan angka kematian akibat HIV/Aids dibandingkan tahun sebelumnya.
Hingga periode Januari–Mei 2025, tercatat 28 kasus kematian, lebih rendah dibandingkan 2024 mencapai 73 kasus.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Sulteng, Jumriani, menjelaskan bahwa penurunan angka kematian ini menunjukkan adanya perbaikan akses layanan kesehatan dan pengobatan antiretroviral (ARV) bagi orang dengan HIV/Aids di provinsi ini.
Baca juga: Penemuan Kasus HIV Awal Tahun 2026 di Sulteng Capai 700 Kasus, Lebih Tinggi dari 2025
“Penurunan ini menunjukkan adanya perbaikan akses layanan kesehatan dan pengobatan ARV. Kami terus memastikan pasien menerima pengobatan secara rutin tanpa terputus,” jelas Jumriani saat ditemui di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng, Jumat (9/1/2026).
Meski angka kematian menurun, jumlah temuan kasus HIV tetap meningkat, dengan Kota Palu, Banggai, dan Morowali menjadi daerah dengan kasus tertinggi di Sulawesi Tengah.
Hingga awal Januari 2026, jumlah temuan kasus HIV telah melampaui capaian tahun sebelumnya, mencapai lebih dari 700 kasus.
Jumriani menambahkan, pengendalian HIV/Aids terus diperkuat melalui deteksi dini, perluasan layanan tes HIV, pemeriksaan viral load, serta edukasi kepada kelompok berisiko.
“HIV adalah penyakit menular yang penularannya cukup spesifik, melalui hubungan seksual, penggunaan jarum suntik, transfusi darah, atau dari ibu HIV positif ke bayinya. Edukasi dan pemeriksaan rutin menjadi kunci untuk menekan angka kematian lebih lanjut,” ujarnya.
Baca juga: SPBU Kampal Jadi Andalan Warga Parigi Moutong Dapat Solar Subsidi
Dinas Kesehatan Sulteng berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan pemantauan kasus HIV/Aids agar tren penurunan kematian ini dapat berlanjut, meskipun jumlah kasus baru masih terus ditemukan.(*)
| Muhammad Safri Minta Gubernur Anwar Hafid Bentuk Satgas Lingkungan, Awasi Aktivitas Tambang |
|
|---|
| 28 Ribu KK Terdampak Air Keruh SPAM IKK Petasia, Safri Semprot Perusahaan Tambang dan Pemkab Morut |
|
|---|
| Parade Budaya Bakal Meriahkan Pembukaan Adujak GenRe Sulteng 2026 |
|
|---|
| PESBEVI Ungkap Sulteng Baru Memiliki 2 Dokter Bedah Vaskular |
|
|---|
| 267 Nakes di Sulteng Ikuti Simposium CVC-3 2026, Bahas Penanganan Modern Penyakit Vaskular |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/1001022963jpgsaa.jpg)