Senin, 13 April 2026

PT Vale

PT Vale dan BPBD Morowali Edukasi Siswa SD Terkait Tanggap Bencana

PT Vale Indonesia Tbk berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Morowali dan PT Petrosea Tbk

|
Editor: Lisna Ali
Handover
PT Vale Indonesia Tbk berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Morowali dan PT Petrosea Tbk menggelar sosialisasi tanggap bencana bagi siswa Sekolah Dasar (SD). 

TRIBUNPALU.COM - PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Morowali dan PT Petrosea Tbk menggelar sosialisasi tanggap bencana bagi siswa Sekolah Dasar (SD). 

Kegiatan bertema 'Siap Siaga, Selamat Bersama: Anak Sekolah Tangguh Bencana' ini berlangsung selama tiga hari, 3-5 Februari 2026.

Edukasi menyasar sejumlah sekolah di desa binaan PT Vale IGP Morowali, antara lain SDN Dampala, SDN Siumbatu, SDN 1 dan 2 Onepute Jaya, serta SDN 1 dan 2 Bahomotefe.

Kegiatan ini membahas terkait mitigasi gempa bumi mengingat wilayah Sulawesi Tengah memiliki risiko tektonik yang tinggi.

"Anak-anak adalah kelompok rentan sekaligus agen perubahan. Dengan latihan tepat, mereka mampu menyelamatkan diri dan membantu orang di sekitarnya," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Morowali, Mohammad Ridwan Mangkali.

Baca juga: BPBD Sulteng Laporkan Karhutla Parimo ke BNPB Pusat, Minta Segera Lakukan Water Bombing dan TMC

Mohammad Ridwan pun mengapresiasi terbangunnya sinergi lintas sektor dalam memperkuat edukasi kebencanaan di daerah.

Menurutnya, edukasi kebencanaan sejak usia dini merupakan investasi jangka panjang dalam membangun masyarakat yang tangguh bencana.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan PT Vale dan PT Petrosea dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan bencana di Kabupaten Morowali,” tambahnya.

Selama kegiatan, siswa tidak hanya menerima teori, tetapi juga mempraktikkan simulasi evakuasi mandiri dengan teknik drop, cover, and hold on.

Metode interaktif ini bertujuan menanamkan budaya sadar bencana sejak dini agar siswa memiliki kesiapan mental saat menghadapi situasi darurat.

Baca juga: Disepakati di DPRD, Ini 3 Poin Penyelesaian Konflik Warga Poboya dengan PT CPM

Community Development Officer Bahodopi PT Vale, Salwa, menegaskan bahwa keselamatan merupakan nilai fundamental perusahaan.

Ia menyebut kolaborasi lintas sektor ini adalah bentuk tanggung jawab kolektif untuk membangun ketangguhan masyarakat di wilayah operasional pertambangan.

Melalui edukasi dan praktik kebencanaan sejak dini, kami ingin membekali anak-anak dengan pengetahuan dasar, kesiapan mental, serta keberanian untuk bertindak tepat saat menghadapi keadaan darurat. Kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama bahwa kesiapsiagaan bencana adalah tanggung jawab kolektif antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat,” ujar Salwa, mewakili Manajemen PT Vale.

Kepala SDN Siumbatu, Serno, mengapresiasi program tersebut karena meningkatkan rasa percaya diri siswa dan guru dalam menghadapi potensi bencana.

Ia berharap edukasi serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan di masa mendatang.(*)

Update informasi lainnya di Facebook, Instagram, Tiktok dan WA Channel

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved