Sigi Hari Ini
Ular Piton Lebih dari 6 Meter Gegerkan Warga Desa Walatana Sigi, Nyaris Makan Korban
Informasi awal peristiwa ini pertama kali beredar melalui siaran langsung akun Facebook Ramla Sary sekitar lima jam setelah kejadian.
Penulis: Andika Satria Bharata | Editor: Fadhila Amalia
Ringkasan Berita:
- Seekor ular piton sepanjang lebih dari enam meter menggegerkan warga Desa Walatana, Kecamatan Dolo Selatan, Sigi, Sulawesi Tengah, pada 5 Februari 2026.
- Peristiwa ini mengingatkan masyarakat pada kasus sebelumnya di desa yang sama, di mana seorang warga meninggal diduga akibat serangan ular. Ketua Evolux IDN Indonesia menekankan bahwa kebun dan hutan merupakan habitat alami ular.
- Masyarakat diimbau lebih waspada saat berkebun, terutama di semak-semak atau tumpukan daun kering.
Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Andika Satria Bharata
TRIBUNPALU.COM, SIGI – Kemunculan seekor ular berukuran besar menggegerkan warga Desa Walatana, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Kamis (5/2/2026).
Ular itu diperkirakan memiliki panjang lebih dari enam meter itu ditemukan di area kebun warga dan nyaris melukai seorang warga saat sedang beraktivitas.
Informasi awal peristiwa ini pertama kali beredar melalui siaran langsung akun Facebook Ramla Sary sekitar lima jam setelah kejadian.
Baca juga: Antisipasi Karhutla Meluas, Pemkab Parigi Moutong Siapkan Alkon hingga Ajukan Bantuan BNPB
Dalam siaran tersebut, Ramla Sary menyampaikan kondisi di lokasi sekaligus mengingatkan warga agar lebih waspada, terutama saat memasuki kebun dan hutan di musim kemarau.
Sejumlah warganet merespons unggahan tersebut dengan berbagai komentar. Unggahan serupa juga muncul dari akun Adriell Yell dan I Vhi yang menyebutkan bahwa seorang warga sempat mengalami luka ringan akibat gigitan ular, namun berhasil menyelamatkan diri. Ular tersebut akhirnya berhasil dilumpuhkan oleh warga.
Peristiwa ini mengingatkan masyarakat pada kejadian tragis sebelumnya, menyusul meninggalnya S (46), warga Desa Bangga, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, ditemukan tak bernyawa di area kebun dan diduga menjadi korban serangan ular.
Kejadian itu terjadi saat korban berada di kebun dan rencananya akan dijemput keluarga setelah waktu Magrib, pada Rabu (28/1/2026).
Menanggapi kejadian tersebut, Ketua IDN Indonesia, Youssel Edbert Daniel Panggabean berdomisili di Kota Palu dan aktif di bidang konservasi satwa, khususnya reptil, menjelaskan bahwa ular piton di dataran Sulawesi dan kepulauan utama dikenal memiliki ukuran tubuh yang relatif lebih besar dibandingkan daerah lain.
Baca juga: Tindaklanjuti Arahan Prabowo, Lanal Palu Pos TNI AL Luwuk Bersihkan Teluk Lalong
“Ular piton di Sulawesi bisa berukuran sangat besar. Dalam kondisi tertentu, manusia dapat menjadi mangsa, terutama jika berada di habitat alaminya,” jelas Youssel, Jumat (6/2/2026)
Ia menegaskan bahwa area kebun pada dasarnya merupakan bagian dari habitat satwa liar. Karena itu, potensi perjumpaan antara manusia dan ular tidak dapat sepenuhnya dihindari.
“Habitat satwa yang kemudian dimanfaatkan sebagai kebun membuat risiko itu selalu ada. Di mana pun berada, kejadian serupa bisa terjadi,” katanya.
Youssel mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat berkebun, khususnya di area yang banyak terdapat tumpukan daun kering, semak-semak, serta lokasi yang jarang dilalui manusia karena berpotensi menjadi tempat persembunyian ular.
Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa banyaknya hewan herbivora atau pengerat di suatu wilayah dapat menjadi indikator keberadaan predator di rantai makanan, termasuk ular.
Baca juga: Wagub Reny Tinjau Skrining Jantung Anak di Palu, Dorong Deteksi Dini Penyakit Bawaan
“Jika di suatu wilayah banyak hewan pengerat, maka predator di atasnya pasti ada. Ular biasanya menjadi lebih agresif saat lapar atau ketika berada dalam kondisi terdesak,” tambahnya.
Ia berharap peristiwa ini dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar lebih memahami risiko aktivitas di alam terbuka serta meningkatkan pengetahuan dasar mengenai perilaku satwa liar, guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.(*)
( ViralLokal )
Kecamatan Dolo Selatan
Kabupaten Sigi
Sulawesi Tengah
Desa Walatana
Ramla Sary
Desa Bangga
Youssel Edbert Daniel Panggabean
IDN Indonesia
ViralLokal
| Gempa Sigi M6,7 Telan Korban Jiwa, Warga Lansia Tewas di Area Persawahan |
|
|---|
| Gempa Sigi Rusak Sejumlah Bagian RSUD Tora Belo, Pasien Dievakuasi ke Area Aman |
|
|---|
| RSUD Tora Belo Tetap Layani Pasien Pascagempa M6,7 di Sigi, 170 Pasien Dievakuasi, 14 Korban Dirawat |
|
|---|
| SATRIA Sulteng Dirikan Posko Bencana di Nokilalaki, Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Sigi |
|
|---|
| Jalan Trans Palu-Napu Lumpuh Akibat Gempa M6,7 di Sigi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Kemunculan-Ular-Besar-Seekor-ular-piton-di-Sigi.jpg)