Kamis, 28 Mei 2026

Donggala Hari Ini

Pemkab Donggala Gerak Cepat Tindak Lanjuti Keluhan Warga Soal Lalat di Maleni

Selain itu juga memperbaiki nipple yang rusak agar bagian bawah kandang tetap kering, membersihkan sisa pakan yang jatuh.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Misna Jayanti | Editor: Regina Goldie
Handover
Keluhan warga terkait banyaknya lalat yang bertebaran di permukiman Kelurahan Maleni, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala mendapat respons cepat dari Pemerintah Kabupaten Donggala. 
Ringkasan Berita:
  • Warga Kelurahan Maleni, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala mengeluhkan banyaknya lalat yang bertebaran di permukiman mereka.
  • Pemerintah Kabupaten Donggala merespons cepat keluhan tersebut dengan melakukan peninjauan langsung ke lapangan, dipimpin oleh Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, Anhar.
  • Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sumber penyebaran lalat berasal dari aktivitas peternakan ayam petelur di wilayah tersebut.

Laporan Wartawan TribunPalu, Misna Jayanti

TRIBUNPALU.COM, DONGGALA - Keluhan warga terkait banyaknya lalat yang bertebaran di permukiman Kelurahan Maleni, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala mendapat respons cepat dari Pemerintah Kabupaten Donggala.

Pemerintah Kabupaten Donggala melalui Dinas Pertanian dan Peternakan langsung turun ke lapangan untuk menelusuri sumber penyebaran lalat di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Donggala, Anhar, mengatakan peninjauan dilakukan pada Minggu (8/2/2026) dengan melibatkan tim yang terdiri dari Kepala Bidang Kesehatan Hewan, dokter hewan, dan paramedik veteriner.

1001113767.jpg
Keluhan warga terkait banyaknya lalat yang bertebaran di permukiman Kelurahan Maleni, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala mendapat respons cepat dari Pemerintah Kabupaten Donggala. (Handover)

“Hasil pemeriksaan di lapangan menunjukkan sumber penyebaran lalat berasal dari aktivitas peternakan ayam petelur di daerah situ” ujarnya Senin (9/2/2026).

Baca juga: BPJN Pastikan Kesiapan Infrastruktur Elevated Road dan Jembatan Palu IV, Jelang Peresmian

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, Dinas Pertanian dan Peternakan memberikan sejumlah rekomendasi kepada pelaku usaha peternakan untuk segera dilakukan, di antaranya meningkatkan frekuensi pengangkatan kotoran kandang.

Selain itu juga memperbaiki nipple yang rusak agar bagian bawah kandang tetap kering, membersihkan sisa pakan yang jatuh, serta melakukan rotasi insektisida guna mencegah resistensi.

Anhar juga mengimbau masyarakat yang bermukim di sekitar peternakan ayam petelur agar rutin menjaga kebersihan rumah dan lingkungan.

"Kami imbau kepada warga sekitar juga rutin menjaga kebersihan rumah dan lingkungan serta meningkatkan komunikasi dengan pengelola kandang dan dinas terkait," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved