Senin, 15 Juni 2026

Sulteng Hari Ini

Retret ASN Nasrani di Sulteng, Gubernur Anwar Hafid: Kinerja Luar Biasa Dimulai dari Integritas

Kegiatan retret ini turut dihadiri oleh Ketua Jemaat GPID Jemaat Pniel, pimpinan Gereja Katolik Palu, serta tokoh gereja dan pemuka umat Nasrani.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Fadhila Amalia
BIRO ADMINISTRASI PIMPINAN/Handover
RETRET NASRANI - Sebanyak 800 Aparatur Sipil Negara (ASN) Nasrani di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mengikuti kegiatan retret yang dibuka langsung Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, Selasa (10/2/2026) di Gereja GPID Jemaat Pniel, Jl Cik Ditiro, Kelurahan Besusu Tengah, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu. 

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 800 ASN Nasrani di lingkungan Pemprov Sulteng mengikuti kegiatan retret yang dibuka oleh Gubernur Anwar Hafid.
  • Gubernur menekankan pentingnya retret sebagai kesempatan untuk refleksi dan evaluasi, guna menyusun strategi untuk meningkatkan kinerja aparatur ke depan, dengan integritas sebagai dasar utama.
  • Anwar Hafid menegaskan bahwa kinerja yang luar biasa hanya dapat dicapai melalui integritas dan kesadaran moral ASN.

TRIBUNPALU.COM, PALU – Sebanyak 800 Aparatur Sipil Negara (ASN) Nasrani di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mengikuti kegiatan retret yang dibuka langsung Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, Selasa (10/2/2026) di Gereja GPID Jemaat Pniel, Jl Cik Ditiro, Kelurahan Besusu Tengah, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu.

Acara ini dihadiri oleh pejabat Eselon II, III, dan IV, serta PNS dan PPPK Nasrani yang ada di lingkup Pemprov Sulteng. Gubernur Anwar Hafid hadir didampingi oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A Lamadjido, dan Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Novalina.

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menyatakan bahwa kegiatan retret ini merupakan bagian dari upaya penguatan kepemimpinan dan karakter aparatur.

Baca juga: 800 ASN Ikuti Retret Nasrani, Gubernur Sulteng Dorong Birokrasi Berintegritas

Menurutnya, retret bukan hanya sebuah kegiatan spiritual, tetapi juga sebuah momen penting untuk refleksi dan evaluasi diri. 

Ia menjelaskan bahwa konsep retret telah dikenal luas dalam manajemen modern dan tradisi militer sebagai cara untuk menyusun kembali strategi dan meningkatkan kinerja.

“Retret adalah momentum untuk berhenti sejenak, merenung, lalu menyusun kembali strategi agar ke depan kita bisa bekerja lebih baik dan lebih kuat,” ujar Anwar Hafid.

Lebih lanjut, Anwar Hafid menegaskan bahwa pelaksanaan retret di rumah ibadah bukan hanya soal efisiensi tempat, tetapi juga untuk membangun kesadaran batin dan moral yang lebih dalam.

Ia menambahkan bahwa kesadaran iman merupakan fondasi penting yang akan melahirkan rasa tanggung jawab sosial dan meningkatkan kualitas kinerja ASN.

Baca juga: Wagub Sulteng Soroti Keterbatasan Anggaran Pembangunan Infrastruktur pada Rakerda GAPENSI

Sebanyak 800 aparatur sipil negara (ASN) Nasrani di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mengikuti kegiatan retret yang dibuka langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, Selasa (10/2/2026).
Sebanyak 800 aparatur sipil negara (ASN) Nasrani di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mengikuti kegiatan retret yang dibuka langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, Selasa (10/2/2026). (Handover)

“Kalau kesadaran itu sudah tumbuh, ASN akan bekerja bukan karena diawasi, tetapi karena dorongan tanggung jawab dan integritas,” tegasnya.

Meskipun kinerja birokrasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sudah berjalan dengan baik, Gubernur menekankan perlunya peningkatan menuju kinerja yang luar biasa.

Baca juga: Kontrak Dokter Onkologi Ginekologi RSUD Undata Berakhir, Manajemen Pastikan Layanan Tetap Jalan

Hal ini hanya dapat dicapai dengan memperkuat integritas dan kesadaran moral di setiap ASN.

“Kita tidak ingin berhenti pada kinerja yang baik. Kita ingin kinerja yang luar biasa, dan itu dimulai dari integritas dalam diri setiap ASN,” kata Anwar Hafid.

Gubernur juga mengingatkan bahwa nilai-nilai keyakinan dan keberanian yang menjadi bagian dari perjuangan bangsa Indonesia harus terus dijaga dan dihidupkan dalam birokrasi pemerintahan.

Ia percaya bahwa nilai-nilai tersebut relevan untuk membangun negara dan memperkuat pemerintahan yang lebih baik.

Kegiatan retret ini turut dihadiri oleh Ketua Jemaat GPID Jemaat Pniel, pimpinan Gereja Katolik Palu, serta tokoh gereja dan pemuka umat Nasrani.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
VS
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
VS
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved