Morowali Hari Ini
Kasus DBD di Morowali Fluktuatif, Tahun 2024 Tertinggi Capai 394 Kasus
Namun, pada 2022 jumlah kasus melonjak drastis menjadi 176 kasus, dan kembali meningkat pada 2023 sebanyak 183 kasus.
Penulis: Ismet Togean 20 | Editor: Regina Goldie
Ringkasan Berita:
- Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Morowali menunjukkan fluktuasi antara tahun 2020 hingga 2025, dengan lonjakan signifikan terjadi pada tahun 2024.
- Puskesmas Bahodopi mencatatkan jumlah kasus DBD tertinggi setiap tahun, dengan 302 kasus pada 2024 (naik tajam dari 132 kasus pada 2023 dan 118 kasus pada 2022).
- Meskipun turun pada 2025, Bahodopi masih mencatat 158 kasus.
Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Ismet
TRIBUNPALU.COM, MOROWALI - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Morowali selama periode 2020 hingga 2025 menunjukkan tren fluktuatif, dengan lonjakan signifikan terjadi pada tahun 2024.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Krisis Kesehatan Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Morowali, Nurasiah Musa, saat diwawancarai TribunPalu.com, Senin (9/2/2026).
Berdasarkan data kasus DBD per puskesmas, total kasus pada tahun 2020 tercatat sebanyak 76 kasus, kemudian menurun pada 2021 menjadi 60 kasus.
Namun, pada 2022 jumlah kasus melonjak drastis menjadi 176 kasus, dan kembali meningkat pada 2023 sebanyak 183 kasus.
Lonjakan tertinggi terjadi pada tahun 2024 dengan total 394 kasus, sebelum akhirnya mengalami penurunan pada tahun 2025 menjadi 193 kasus.
Puskesmas Bahodopi menjadi penyumbang kasus DBD tertinggi hampir setiap tahun. Pada 2024, wilayah ini mencatat 302 kasus, meningkat tajam dibandingkan 132 kasus pada 2023 dan 118 kasus pada 2022.
Baca juga: Dihujat Gegara Viral Pamer Kartu Bhayangkari Saat Razia, Istri Polisi Ini Akhirnya Minta Maaf
Meski mengalami penurunan pada 2025, Bahodopi masih mencatat angka cukup tinggi yakni 158 kasus.
Sementara itu, sejumlah puskesmas seperti Ulunambo dan Tanjung Harapan tercatat relatif nihil atau sangat rendah kasus DBD sepanjang periode pengamatan.
Puskesmas Bungku, Fonuasingko, dan Wosu juga menunjukkan tren peningkatan pada 2024, sebelum kembali menurun pada 2025.(*)
| Bupati Morowali Ingatkan OPD Susun Program Berbasis Perencanaan, Bukan Sekadar Anggaran |
|
|---|
| Pemeriksaan BPK di Morowali, Bupati Tekankan Akuntabilitas dan Data Akurat |
|
|---|
| Pengecekan Propam di IMIP, Personel Diminta Jaga Integritas dan Kewaspadaan |
|
|---|
| Kapolres Morowali Lepas Personel Iktikaf, Tekankan Pembinaan Spiritual |
|
|---|
| IBR Cup Resmi Bergulir, Iriane Ilyas Tekankan Sportivitas dan Kebersamaan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Dinkes-Morowali-Pastikan-Belum-Ada-Kasus-Penyakit-Nipah.jpg)