Rabu, 20 Mei 2026

Sulteng Hari Ini

Jelang Ramadan, Badan Kehormatan DPRD Sulteng Jadwalkan Pembinaan Mental Anggota Dewan

BK DPRD Sulteng juga menjadwalkan tes urine dua kali dalam setahun di 2026.

Tayang:
Penulis: Supriyanto | Editor: mahyuddin
TribunPalu.com/Supriyanto
BK DPRD SULTENG - Ketua Badan Kehormatan DPRD Sulteng Musliman menemui media di Cafe Tanaris Jl Juanda, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sabtu (14/2/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Dewan Kehormatan DPRD Sulteng mencatat dua anggota dewan malas mengikuti rapat sepanjang 2025.
  • BK DPRD Sulteng juga menjadwalkan tes urine dua kali dalam setahun di 2026.
  • Pembinaan mental jelang Ramadan 2026 juga menjadi agenda BK DPRD Sulteng

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Supriyanto Ucok

TRIBUNPALU.COM, PALU - Ketua Badan Kehormatan DPRD Sulteng, Musliman, bakal mengevaluasi kinerja anggota dewan sepanjang tahun 2025.

Evaluasi itu guna memastikan tingkat kehadiran dewan dalam rapat di atas 50 persen.

Pasalnya, Dewan Kehormatan DPRD Sulteng mencatat dua anggota dewan malas mengikuti rapat sepanjang 2025.

"Sepanjang 2025, ada 47 kali kami rapat. Tercatat dua anggota dewan kehadirannya di bawah 50 persen. Kami sudah surati fraksinya untuk memberikan teguran," kata Musliman kepada media di Cafe Tanaris Jl Juanda, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sabtu (14/2/2026).

Baca juga: Buntut Tewasnya 2 Penambang di Parimo, Sekretaris Komisi III DPRD Sulteng Tagih Sikap Tegas Gubernur

Legislator Golkar Sulteng tersebut menambahkan, BK DPRD Sulteng juga menjadwalkan tes urine dua kali dalam setahun di 2026.

Hal tersebut dilakukan demi menjaga harkat martabat sebagai anggota dewan yang menjadi perwakilan masyarakat di Sulawesi Tengah.

"Ini juga perlu, makanya program saya di tahun 2026, akan mengadakan tes urine dua kali," ujar Musliman.

Tak hanya tes urine, anggota DPRD dari Dapil Sigi-Donggala itu juga menjadwalkan pembinaan mental jelang Ramadan 2026..

Program tersebut dibuat untuk membentuk kepribadian tiap anggota DPRD Sulteng.

Karena saat ini, perwakilan rakyat tingkat Provinsi itu sering mendapatkan stigma buruk dari masyarakat.

"Pembinaan mental seperti tarawih bersama, diskusi, pendalaman agama dan etika. Artinya kami harus perbaiki dulu di internal DPRD karena selama ini kami banyak mendapat predikat yang tidak betul di mata masyarakat," jelas Musliman.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved