Banggai Hari Ini
Sengketa Lahan Tanjungsari, Ade Putra Soroti Kepekaan Pemkab Banggai dan Pemprov Sulteng
Seorang warga Tanjungsari, Ade Putra Ode Amane mengakui, warga Tanjungsari dibiarkan berjuang sendiri.
Penulis: Alisan | Editor: Fadhila Amalia
Ringkasan Berita:
- Warga Tanjungsari Terabaikan: Eksekusi lahan tahun 2017–2018 meninggalkan persoalan hunian, warga merasa dibiarkan berjuang sendiri tanpa dukungan signifikan dari Pemkab Banggai maupun Pemprov Sulteng.
- Dukungan Mahasiswa: Warga Tanjungsari mendapat bantuan dari kelompok mahasiswa untuk memperjuangkan hak mereka atas hunian yang masih bermasalah.
- Janji Bantuan Rumah: Pemkab Banggai dan Pemprov Sulteng telah membuat kesepakatan untuk memberikan bantuan rumah.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alisan Lasande
TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Eksekusi lahan di Kompleks Tanjungsari, Kelurahan Karaton, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah tahun 2017 dan 2018 menyisakan persoalan hunian.
Seorang warga Tanjungsari, Ade Putra Ode Amane mengakui, warga Tanjungsari dibiarkan berjuang sendiri.
"Saya sering mengistilahkan, posisi Tanjung ini seperti orang Palestina, mempertahankan haknya, orang lain datang mau mengambil haknya,” ujarnya.
Baca juga: Warna Special Edition Fazzio Hybrid Starry Night Siap Jadi Spotlight Utama Anak Muda Skena
Pernyataan ini dilontarkan Ade Putra saat konferensi pers Front Rakyat Tanjung dan Mahasiswa Bersatu di salah satu rumah warga, Senin (2/3/2026) pukul 17.00 Wita.
Pemkab Banggai maupun Pemprov Sulteng, kata dia, belum memperlihatkan kepedulian signifikan.
“Warga justru jalan sendiri dan dibantu teman-teman mahasiswa,” katanya.
Warga Tanjungsari, Indra mengatakan terdapat hasil kesepakatan Pemkab Banggai dan Pemprov Sulteng.
Disebutkan, adanya bantuan rumah untuk segera direalisasikan.
Baca juga: Front Rakyat Tanjung dan Mahasiswa Bersatu Tolak Eksekusi Lahan seperti 2017 dan 2018
“Kami terus mendorong Pemkab Banggai untuk menindaklanjuti," katanya. (*)
Sulawesi Tengah
Ade Putra Ode Amane
Kabupaten Banggai
Kelurahan Karaton
Luwuk
Tanjungsari
Pemprov Sulteng
| Tak Berizin, Polisi Sita 2 Senpi Airsoft Gun dan Amunisi di Pagimana Banggai |
|
|---|
| Terdampak Pemindahan Peti Kemas, Kartini Akbar Soroti Nasib 311 Buruh Pelabuhan Luwuk |
|
|---|
| Mudahkan Akses ke Paisu Pok, Rute Kapal Feri dari Luwuk ke Leme-leme Disurvey |
|
|---|
| Banjir Rendam 21 Rumah, 77 Warga Desa Uwedaka Pagimana Banggai Terdampak |
|
|---|
| Proyek di Louk Banggai Tak Terealisasi, Dua Dusun Gagal Nikmati Air Bersih |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Sengketa-Lahan-Tanjungsari-Ade-Putra-Soroti-Kepekaan-Pemkab-Banggai-dan-Pemprov-Sulteng.jpg)